News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Akhiri Latihan di Urutan ke-20, Jorge Martin Merasa Comebacknya di MotoGP Qatar 2025 Jauh Lebih Baik dari...

Juara bertahan MotoGP, Jorge Martin, kembali ke lintasan setelah sempat mengalami cedera parah pada awal musim ini
Sabtu, 12 April 2025 - 17:37 WIB
Jorge Martin
Sumber :
  • Aprilia

tvOnenews.com - Juara bertahan MotoGP, Jorge Martin, kembali ke lintasan setelah sempat mengalami cedera parah pada awal musim ini.

Jorge Martin mengalami cedera yang cukup parah saat menjalani sesi pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuatnya harus absen saat memasuki sesi pramusim kedua di Sirkuit Buriram, Thailand.


Jorge Martin (sumber: MotoGP)

Pulang ke Spanyol untuk menjalani operasi, nasib sial justru kembali menimpa Jorge Martin menjelang berlangsungnya MotoGP 2025.

Martin yang menjalani latihan sebelum terbang ke Thailand untuk balapan pertama justru kembali mengalami kecelakaan.

Hal itu membuatnya harus kembali naik meja operasi dan absensi di tiga balapan awal MotoGP 2025.

Rider berjuluk Martinator itu absen pada saat Grand Prix Thailand, Argentina dan Amerika.

Sampai akhirnya Martin bisa kembali ke lintasan di GP Qatar yang akan berlangsung akhir pekan ini.

Jorge Martin (sumber: MotoGP)

Menjalani Grand Prix pertamanya musim ini, Jorge Martin yang saat ini membela Aprilia harus mengakhiri sesi latihan Jumat kemarin dengan hasil yang kurang memuaskan.

Jorge Martin harus puas mengakhiri sesi latihan MotoGP Qatar 2025 di urutan ke-20 dengan catatan waktu 1 menit 52,398 detik.

Meski begitu, Jorge Martin mengaku kalau hasil yang ia dapat di latihan MotoGP Qatar 2025 jauh lebih baik dari yang ia bayangkan.

Melansir dari laman Crash, Martin mengakui bahwa hari Jumat di Qatar terasa seperti hari pertama uji coba pra-musim.

Dirinya mengaku sangat berjuang mengandalkan sisi kanan tubuhnya untuk mengatasi masalah pada pergelangan tangan kirinya yang mengalami cedera.

"Saya minum banyak obat penghilang rasa sakit, jadi sekarang sudah tidak separah itu," ungkap Jorge Martin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merasakannya (sakit) bahkan lebih di tulang rusuk dibandingkan di tangan. Tetapi masalahnya adalah saya melakukan semuanya dengan bagian tubuh yang tepat, jadi saya kesulitan. Saya banyak memompa lengan," sambungnya.

"Saya perlu meluangkan waktu untuk kembali ke kecepatan itu dan kembali ke sisi fisik itu karena sekarang ini seperti hari pertama Malaysia bagi saya. Jadi, saya perlu meluangkan waktu dan bersikap tenang," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT