News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

The Power of Marc Marquez! Sengaja Buat Kekacauan, The Baby Alien Tahu Start GP Amerika Bakal Diulang

Grand Prix Amerika pada gelaran MotoGP 2025 menyuguhkan banyak drama baik sebelum maupun saat berlangsungnya balapan di Circuit of the Americas (CotA).
Selasa, 1 April 2025 - 13:58 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • marcmarquez93

tvOnenews.com - Grand Prix Amerika pada gelaran MotoGP 2025 menyuguhkan banyak drama baik sebelum maupun saat berlangsungnya balapan di Circuit of the Americas (CotA).

Race yang dimenangkan oleh rider Ducati, Francesco Bagnaia itu benar-benar menyajikan balapan yang penuh dengan drama bahkan sebelum race dimulai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Drama tersebut terjadi saat Marc Marquez yang tiba-tiba berlari meninggalkan grid menuju ke garasi setelah melakukan warm up lap.


Marc Marquez (sumber: MotoGP)

Hal itu lantaran Marc Marquez memutuskan untuk mengganti motornya dengan motor yang menggunakan ban kering.

Pasalnya, ada banyak rider yang masuk ke grid lintasan menggunakan ban basah setelah hujan yang turun sebelum dimulainya GP Amerika.

Namun setelah menjalani warm up lap, mereka menyadari jika lintasan ternyata sudah tak lagi basah.

Menyadari itu, Marc Marquez langsung berlari ke pitlane tepat tiga menit sebelum race dimulai untuk mengganti motor yang menggunakan ban kering.

Siapa sangka, langkah Marc Marquez itu ternyata langsung diikuti oleh banyak pembalap lainnya.

Kekacauan di Pitlane GP Amerika (sumber: tangkapan layar)

Hal tersebut pun menyebabkan kekacauan di grid dan pitlane ketika para pembalap berlari untuk mengambil motor mereka.

Alih-alih memulai balapan dari pit lane dan berpotensi mendapat penalti, Marquez dan rider lain yang mengganti motor di detik-detik terakhir itu justru bernafas lega.

Pasalnya, racing director memutuskan untuk mengibarkan bendera merah dan menunda start.

Hal itu membuat start diulang dan posisi grid kembali ke semula dimana Marquez kembali ke posisi terdepan.

Sontak hal tersebut membuat para rider yang sudah bertaruh untuk menggunakan ban kering sejak warm up kecewa.

Rider MotoGP yang kecewa keputusan Racing Director (sumber: MotoGP)

Drama kekacauan yang seharusnya menjadi keuntungan bagi mereka justru tidak mempengaruhi apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Marc Marquez ternyata mengakui kalau dirinya sudah memprediksi jika race akan diulang, sebelum dirinya menyebabkan kekacauan di pit lane.

Melansir dari laman Crash, The Baby Alien sudah tahu jika akan ada banyak rider yang akan mengikuti langkahnya berlari ke pitlane.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT