News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambut Balapan Kandang Pertama Mereka, Haas Pamer Mobil dengan Desain Spesial untuk Grand Prix Jepang F1 2025

Setelah GP Australia dan China, Formula 1 atau F1 2025 akan kembali menggelar balapan ketiga musim ini yakni Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Suzuka.
Selasa, 1 April 2025 - 12:55 WIB
Desian Mobil Baru Haas untuk Grand Prix Jepang
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Setelah GP Australia dan China, Formula 1 atau F1 2025 akan kembali menggelar balapan ketiga musim ini yakni Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Suzuka.

Rangkaian Grand Prix Jepang F1 2025 akan berlangsung akhir pekan ini tepatnya mulai dari hari Jumat tanggal 4 April hingga Minggu 6 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran Grand Prix Jepang musim ini akan menjadi salah satu race spesial untuk tim Haas.


Mobil Tim Haas (sumber: Antara)

Pasalnya, Haas meluncurkan Livery atau corak desain spersial untuk gelaran Grand Prix Jepang musim ini.

Hal itu terungkap lewat unggahan mereka di akun instagram tim Haas yang memamerkan corak spesial mereka.

"Saat musim bunga sakura dimulai di Jepang, kami memberi penghormatan kepada ‘sakura’ yang ikonik dengan corak khusus pada VF-25 untuk JapaneseGP!" tulis Haas pada unggahan instagramnya.

Pada unggahan tersebut, Haas memamerkan mobil mereka dengan menambahkan corak berwarna merah muda dengan aksen bunga sakura.

Haas mengubah mobil VF-25 mereka dengan corak yang terinspirasi bunga sakura, sebagai bentuk penghormatan kepada keindahan alam Sakura. 

Desain Mobil Baru Haas untuk Grand Prix Jepang (sumber: Haas)

Melansir dari laman Motorsport, peluncuran desain spesial ini sebagai bentuk perayaan hubungan yang semakin erat antara Haas dan Jepang.

Pasalnya, selama satu tahun terakhir Haas sudah bekerja sama dengan Toyota Gazoo Racing.

Toyota Gazoo Racing bekerja sama dengan Haas dalam layanan desain, teknis, dan manufaktur, sesuatu yang akan membantu tim.

Kerjasama itu juga lah yang membuat Grand Prix Jepang berasa seperti balapan kandang untuk Tim Haas, meski mereka berasal dari Amerika Serikat.

Pada gelaran F1 2025 sendiri, Haas tengah dalam tren yang cukup positif setelah dua pembalap mereka mencatatkan hasil baik di GP China.

Esteban Ocon dan Oliver Bearman berhasil finis di peringkat 10 besar pada gelaran GP China beberapa waktu lalu.

hal itu membuat Haas kini bertengger di posisi keenam dalam klasemen konstruktor di F1 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu membuat Haas mendapatkan kepercayaan diri yang tinggi apalagi mereka hadir menggunakan livery spesial pada gelaran GP Jepang yang menjadi balapan kandang tim yang dipimpin oleh Ayao Komatsu itu.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT