News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Red Bull Ungkap Alasan Tukar Posisi Liam Lawson dan Yuki Tsunoda di Awal Musim F1 2025, Mereka Berambisi...

Meski gelaran Formula 1 atau F1 2025 baru berlangsung selama dua kali, Tim Red Bull Racing memutuskan untuk melakukan pertukaran pembalap.
Jumat, 28 Maret 2025 - 11:01 WIB
Yuki Tsunoda
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Meski gelaran Formula 1 atau F1 2025 baru berlangsung selama dua kali, Tim Red Bull Racing memutuskan untuk melakukan pertukaran pembalap.

Pembalap anyar mereka musim ini, Liam Lawson, harus menerima kenyataan pahit didepak dari Red Bull setelah hanya turun di dua race awal F1 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari dua balapan di GP Australia dan China, Liam Lawson gagal menunjukan performa terbaiknya.


Liam Lawson (sumber: F1)

Pembalap asal Selandia Baru itu tersingkir pada saat GP Australia yang merupakan balapan pembuka, karena mengalami spin pada pertengahan balapan. 

Keadaan semakin memburuk saat Grand Prix China dimana Liam Lawson selalu menduduki posisi bentuk mulai dari sesi kualifikasi Sprint hingga kualifikasi race. 

Lawson hanya mampu mengejar hingga posisi ke-15 di Grand Prix China dan naik ke P12 setelah Charles Leclerc, Pierre Gasly, dan Lewis Hamilton didiskualifikasi.

Lebih parahnya, Liam Lawson harus puas diasapi Yuki Tsunoda yang merupakan pembalap  Racing Bull dan tandemnya yang berstatus debutan, Isack Hadjar. 

Performa buruk di dua race itulah yang diduga menjadi alasan Red Bull bergerak cepat untuk menukar posisi Liam Lawson.


Yuki Tsunoda (sumber: F1)

Posisi Liam Lawson di Red Bull Racing akan digantikan oleh pembalap miliki tim Racing Bulls, Yuki Tsunoda.

Mulai dari Grand Prix Jepang 2025 di Sirkuit Internasional Suzuka, Prefektur Mie, Jepang, pada 4-6 April, Yuki Tsunoda akan bergabung dengan tim Red Bull Racing .

"Kami secara kolektif memutuskan untuk melakukan pergantian lebih awal,” kata Kepala Tim Red Bull Christian Horner.

Horner menegaskan Red Bull memiliki dua target utama pada musim 2025, yakni mempertahankan gelar juara dunia pembalap serta merebut kembali gelar konstruktor. 

Oleh karena itu, perubahan susunan pembalap dianggap sebagai langkah strategis.

"Dengan langkah ini, kami berharap ia dapat melanjutkan perkembangannya di Racing Bulls, tim yang lebih mengenalnya, dan mendapatkan lebih banyak pengalaman di F1,” ujar Horner.

Bagi Tsunoda, balapan di Suzuka akan menjadi momen spesial karena ia akan menjalani debut bersama Red Bull Racing di hadapan pendukung tuan rumah. 

Sejak debutnya di Formula 1 pada 2021, Tsunoda membela Scuderia AlphaTauri hingga 2023 sebelum tim berganti nama menjadi Visa Cash App Racing Bulls (VCARB) pada 2024. 

Prestasi terbaiknya adalah finis  posisi keempat pada Grand Prix Abu Dhabi 2021 serta mencatatkan lap tercepat di Grand Prix Amerika Serikat 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepindahan Tsunoda ke Red Bull Racing juga memperkuat hubungan tim tersebut dengan Honda. 

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT