News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Ducati Bocorkan Alasan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Bisa Mesra Tanpa Ada Drama Jelang MotoGP Thailand 2025

Paolo Ciabatti selaku bos Ducati Corse membeberkan alasan mengapa Marc Marquez dan Francesco Bagnaia bisa akrab tanpa adanya drama jelang MotoGP Thailand 2025.
Kamis, 20 Februari 2025 - 19:07 WIB
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez rider Ducati Team di MotoGP 2025
Sumber :
  • Instagram.com/ducaticorse

Jakarta, tvOnenews.com - Paolo Ciabatti selaku bos Ducati Corse membeberkan alasan mengapa Marc Marquez dan Francesco Bagnaia bisa akrab tanpa adanya drama jelang MotoGP Thailand 2025.

Saat ini para pembalap tengah bersiap untuk tampil di seri pembuka kejuaraan balap dunia MotoGP Thailand 2025 di Sirkuit Buriram pada 28 Februari hingga 2 Maret mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah rider pun amat dinantikan penampilannya, salah satunya ialah Marc Marquez dan Francesco Bagnaia yang tergabung bersama Ducati Lenovo yang juga disebut sebagai dream team pada musim ini.

Bagaimana tidak, Ducati merupakan tim pabrikan yang bisa dibilang cukup konsisten sejak dulu. Selain itu Marquez dan Bagnaia sama-sama merupakan seorang juara dunia.

Rider berjuluk Pecco Bagnaia merupakan juara dunia sekaligus anak didik Valentino Rossi, yang juga merupakan musuh bebuyutan The Baby Alien.

Selain itu baik Marquez dan Bagnaia yang sama-sama kompetitif, banyak yang memprediksi bahwa keduanya bakal menjadi rival sengit di atas lintasan balap.

Namun nyatanya prediksi tersebut tak terjadi, di mana kedua pembalap malah saling berkolaborasi terutama dalam mengembangkan kuda besi Desmosedici GP25 saat selama tes pramusim beberapa pekan lalu.

Hal ini pun menarik perhatian Paolo Ciabatti selaku General Manager Off-road Ducati Corse, yang mengatakan hubungan baik dua ridernya memberikan keuntungan tersendiri bagi pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.

"Pecco dekat dengan gelar juara dunia musim lalu dan ingin mengambil alih nomor balap #1. Sementara Marquez juga membuktikan bahwa dengan Ducati ia bisa kembali kompetitif pada 2024. Ia juga pasti ingin melibatkan dirinya dalam perebutan gelar juara dunia," kata Paolo Ciabatti, dilansir ari GPOne.

Ciabatti melanjutkan bahwa hubungan baik antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia membuat kejuaraan kelas premier bakal semakin menarik untuk disaksikan.

Dua pembalap tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Dua pembalap tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Saya rasa ini akan jadi musim yang sangat menarik bagi penonton dan promotor, karena memiliki dua pembalap sehebat mereka di tim yang sama bakal meningkatkan rasa penasaran," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT