News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalani Uji Coba Bersama untuk Pertama Kalinya Sebelum MotoGp 2025, Francesco Bagnaia Mengaku Punya Kesamaan dengan Marc Marquez

Untuk pertama kalinya, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez bekerja sama sebagai rekan setim dalam mempersiapkan motor dari pabrikan Ducati jelang MotoGP 2025.
Jumat, 7 Februari 2025 - 17:19 WIB
Foto Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Untuk pertama kalinya, dua pembalap pemilik gelar juara dunia yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez bekerja sama sebagai rekan setim dalam mempersiapkan motor dari pabrikan Ducati jelang MotoGP 2025.

Salah satu keputusan yang perlu diambil adalah soal spesifikasi mesin yang nantinya akan digunakan sepanjang musim MotoGp 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari laman Crash.net, di tahun 2025 hal memiliki makna yang lebih besar karena pembekuan pengembangan untuk musim 2026.

Francesco Bagnaia (sumber: Antara)

Artinya, mesin yang diputuskan akan digunakan oleh setiap tim di tahun 2025 akan kembali dipakai pada tahun berikutnya.

"Uji coba ini sangat penting karena apa yang kami katakan dari uji coba ini akan berlangsung selama dua tahun,” kata Bagnaia 

"jadi keputusan ini sangat penting dan kami harus tenang untuk mengambilnya karena kami tidak perlu terburu-buru," sambungnya.

"Mungkin Anda mencatatkan waktu putaran yang sangat baik dengan motor baru tetapi karena Anda menggunakan ban baru. Jadi, setiap keputusan harus benar-benar bijaksana dan saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat baik." lanjut Bagnaia.

Dibalik seberapa pentingnya hasil uji coba mesin kali ini, Bagnaia mengaku senang dengan komentar dan feedback dari rekan satu timnya, Marc Marquez terhadap motor Ducati.


Francesco Bagnaia dan Marc Marquez (sumber: ANTARA/Twitter/MotoGP)

"Sejujurnya, sungguh luar biasa bahwa untuk pertama kalinya dalam karier saya, saya memiliki perasaan yang persis sama dengan rekan setim saya," kata Bagnaia.

"Ini hebat, karena ini sangat membantu para teknisi untuk berkembang. Memang benar bahwa keduanya memiliki perasaan yang sangat baik terhadap mesin baru, tetapi keduanya memiliki pertanyaan yang sama tentang sesuatu tentang mesin baru tersebut." lanjutnya.

Sejauh ini, bail Marquez maupun Bagnaia masih belum menentukan mesin mana yang akan mereka gunakan pada gelaran MotoGP 2025.

"Ini salah satu hal tersulit bagi saya, ketika beralih dari satu motor ke motor lainnya, itu berarti dua motor baru bagi saya, dan ini adalah sesuatu yang harus saya lakukan dengan sangat terkonsentrasi dan sangat tepat," ungkap Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tetapi saat ini kami memiliki komentar yang sangat mirip dengan Francesco Bagnaia dan itu penting." sambungnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT