News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Valentino Rossi Akhirnya Ungkap Ada Salah Satu Pebalap yang Berniat Hancurkan Kariernya Semasa Aktif di MotoGP, Siapa?

Valentino Rossi akhirnya buka-bukaan soal keresahannya selama menjadi rider di MotoGP. Ia mengakui bahwa ada salah satu pebalap yang ingin hancurnya kariernya.
Jumat, 19 April 2024 - 14:07 WIB
Valentino Rossi dan Marc Marquez
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi menyebut ada satu pebalap yang ingin hancurkan kariernya semasa aktif di MotoGP.

Valentino Rossi merupakan salah satu pebalap motor tersukses sepanjang sejarah ajang balapan terbesar di dunia yaitu MotoGP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana tidak, Valentino Rossi menjadi satu-satunya pebalap yang pernah menjadi juara dunia di semua kelas, mulai dari 125 CC, 250 CC, 500 CC, hingga MotoGP.

Valentino Rossi memulai debutnya di ajang balapan MotoGP pada tahun 1996 ketika bergabung ke tim Honda untuk mentas di kelas 125 CC.

Setelah menjadi juara di kelas 125 CC, Valentino Rossi naik tingkat ke 250 CC hingga finis sebagai podium tertinggi sebelum promosi ke 500 CC atau MotoGP.

Bersama tim Honda dan Yamaha, pebalap kelahiran Urbino, Italia itu finis sebagai juara dunia MotoGP lima kali berturut-turut dari 2001 sampai 2005.

Kehebatan Valentino Rossi terus berlanjut usai dirinya kembali menjadi juara dunia MotoGP dua kali berturut-turut dari tahun 2008 sampai 2009.

tvonenews

Setelah itu, performa Valentino Rossi kian menurun dan dia hanya sanggup menjadi runner-up MotoGP di edisi 2014, 2015, serta 2016.

Selain karena ketidakcocokan dengan Ducati, faktor bertambahnya usia dan sejumlah cedera menjadi alasan menurunnya penampilan The Doctor.

Valentino Rossi akhirnya pensiun pada 2021 silam setelah berkarier selama 26 musim di MotoGP dengan pencapaian sembilan kali juara dunia.

Akan tetapi, dibalik impresifnya Valentino Rossi di MotoGP, ia mengungkapkan bahwa ada sejumlah pebalap yang cukup menyulitkannya saat bertarung di ajang balapan itu.

“Saya bisa bilang Stoner, Lorenzo dan Biaggi,” kata Rossi di kanal YouTube The BSMT. 

“Pertarungan melawan Biaggi terasa berkesan, karena sejak awal kami berdua sama-sama saling benci,” jelasnya.

Menurut Valentino Rossi, ketiga pebalap itu memiliki tingkat rivalitas yang berbeda ketika dia hadapi saat masih aktif berkarier di MotoGP.

"Rivalitas dengan Stoner dan Lorenzo terasa berbeda (dibandingkan Biaggi),” ujar VR46.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat menghadapi Biaggi, saya merupakan pebalap muda yang ingin mengalahkan pebalap senior,” paparnya.

“Sementara ketika melawan Stoner dan Lorenzo, saya pebalap tua yang ingin mereka kalahkan," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT