News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Arslanbek Makhmudov: Petinju Kelas Berat Asal Rusia yang Jadi Lawan Tyson Fury

Mengenal sosok Arslanbek Makhmudov, yang merupakan petinju kelas berat asal Rusia yang bakal menjadi lawan selanjutnya yang bakal dihadapi oleh Tyson Fury di atas ring tinju.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:56 WIB
Petinju kelas berat asal Rusia, Arslanbek Makhmudov bersama Islam Makhachev.
Sumber :
  • Instagram.com/arslanbek_mahmudov

Jakarta, tvOnenews.com - Mengenal sosok Arslanbek Makhmudov, yang merupakan petinju kelas berat asal Rusia yang bakal menjadi lawan selanjutnya yang bakal dihadapi oleh Tyson Fury di atas ring tinju.

The Ring Magazine sebelumnya melaporkan bahwa Tyson Fury (34-2-1, 24 KO) dikonfrimasi resmi akan kembali naik ring tinju untuk berduel melawan Arslanbek Makhmudov (21-2, 19 KO).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel antara Fury vs Makhmudov di kelas berat akan berlangsung pada 11 April mendatang, namun hingga saat ini tempat pertarungan belum diumumkan lebih lanjut dan yang pasti bakal ditayangkan secara eklusif oleh Netflix.

Pertarungan ini lebih tepatnya akan berlangsung 15 bulan setelah Fury mengumumkan pensiun sebagai petinju profesional pada Januari 2025. Saat itu The Gypsy King memilih pensiun usai untuk kedua kalinya kalah dari Oleksandr Usyk pada Desember 2024.

Namun kini Tyson Fury memutuskan untuk kembali, dan akan berhadapan dengan Arslanbek Makhmudov di ring tinju kelas berat.

Siapakah sosok Arslanbek Makhmudov?

Arslanbek Makhmudov adalah petinju kelas berat asal Rusia yang berbasis di Kanada. Ia telah bertarung sebanyak 23 kali secara profesional, dengan 21 kemenangan dan dua kekalahan. 19 dari kemenangannya diraih melalui knockout (KO).

Petinju berjuluk The Lion itu tercatat berusia 36 tahun dan memiliki tinggi badan 197 cm. Sehingga ia diyakini akan menjadi tantangan fisik bagi Fury, karena The Gypsy King setidaknya memiliki lawan dengan postur yang tak beda jauh.

Makhmudov sendiri mulai dikenal oleh penggemar tinju usai pada tahun lalu berhasil mengalahkan Dave Allen lewat keputusan mutlak di Sheffield, Inggris pada Oktober 2025 lalu.

Meskipun Makhmudov tercatat memiliki rekor yang cukup apik (21-2, 19 KO), namun ia belum mencapai level gelar juara dunia. Ia sebelumnya kalah saat melawan juara interim WBC saat ini, Agit Kabayel, pada Desember 2023, dengan KO di ronde keempat.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, selain kemenangan atas Allen, Makhmudov juga telah mengalahkan mantan lawan Anthony Joshua yakni Carlos Takam.

Meski demikian, Arslanbek Makhmudov diprediksi bakal kesulitan saat berhadapan dengan Tyson Fury meski petinju asal Rusia itu dikenal sebagai lawan yang cukup tangguh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT