News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petinju Jepang Junto Nakatani Resmi Lepas Sabuk Juara Kelas Bantam WBC, Bidik Pertarungan Akbar Lawan Naoya Inoue

Petinju asal Jepang, Junto Nakatani resmi melepas sabuk gelar juara dunia kelas bantam WBC demi mengincar gelar juara empat divisi serta bidik pertarungan akbar melawan Naoya Inoue.
Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:06 WIB
Junto Nakatani raja tinju dunia unifikasi kelas bantam.
Sumber :
  • Instagram.com/junto.n

Jakarta, tvOnenews.com - Petinju asal Jepang, Junto Nakatani resmi melepas sabuk gelar juara dunia kelas bantam WBC demi mengincar gelar juara empat divisi serta bidik pertarungan akbar melawan Naoya Inoue.

Hal ini diumumkan langsung oleh Junto Nakatani melalui laman resmi WBC pada Sabtu (9/8/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah saya akan naik ke kelas bantam super untuk pertarungan berikutnya? Ya. Apakah saya akan melepaskan gelar kelas bantam saya? Ya, saya rasa begitu," kata Junto Nakatani dalam laman resmi WBC.

Sebelumnya Nakatani berhasil mencetak kemenangan knockout (KO) atas Ryosuke Nishida dalam pertarungan yang menyatukan gelar kelas bantam.

Keberhasilan dalam pertarungan unifikasi kelas bantam memperpanjang rentetan lima KO berturut-turut di divisi tersebut, dimulai dengan kemenangannya atas Alexandro Santiago pada 24 Februari lalu.

Dengan sabuk yang diraih di kelas terbang (50,8 kg), kelas terbang super (52,1 kg), dan kelas bantam, Nakatani kini mengincar gelar juara di empat divisi.

WBC menyatakan, Nakatani yang memiliki rekor sempurna 31 kemenangan dengan 24 KO berada di jalur yang tepat untuk menghadapi juara kelas bantam super tak terbantahkan Naoya Inoue.

Naoya Inoue, juara tinju dunia kelas bantam super asal Jepang
Naoya Inoue, juara tinju dunia kelas bantam super asal Jepang
Sumber :
  • Instagram.com/naoyainoue_410

 

Pertarungan kedua juara antara Junto Nakatani vs Naoya Inoue dijadwalkan akan berlangsung pada musim semi tahun 2026 mendatang.

Nakatani mengincar laga besar melawan Inoue, yang merupakan pemegang gelar juara tinju dunia kelas bantam super WBC, WBA, IBF,dan WBO

Naoya Inoue mempertegas posisinya sebagai penguasa kelas bantam super setelah mengalahkan Ramon Cardenas untuk mempertahankan gelar pada Mei 2025.

Kemenangan ini membuat momentum Inoue terus berlanjut, dan dunia tinju akan menyaksikan dengan seksama untuk melihat siapa yang berani menantang petarung berjuluk "The Monster" itu selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naoya Inoue yang mengoleksi rekor 30 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 27 kemenangan KO diincar banyak juara tinju. Selain Junto Nakatani, juara dunia kelas bulu (57,1 kg) WBO yakni Rafael Espinoza juga mengincar Inoue untuk merebut gelar juara dunia keduanya.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT