News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jack Della Maddalena Jawab Psywar Islam Makchachev usai Sabet Gelar Juara Kelas Welter di UFC 315

Jack Della Maddalena menjawab psywar yang dilayangkan oleh Islam Makhachev usai berhasil merebut gelar juar kelas welter di UFC 315.
Senin, 12 Mei 2025 - 15:15 WIB
Jack Della Maddalena kalahkan Belal Muhammad di UFC 315.
Sumber :
  • X @ufc

Jakarta, tvOnenews.com - Jack Della Maddalena menjawab psywar yang dilayangkan oleh Islam Makhachev usai berhasil merebut gelar juar kelas welter di UFC 315.

Sebagaimana diketahui Jack Della Maddalena saat ini berstatus sebagai juara baru kelas welter UFC usai mengalahkan Belal Muhammad pada Minggu (11/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jack Della Maddalena mengalahkan Belal Muhammad lewat keputusan unanimous decision di Montreal, Kanada pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan itu membuka jalan bagi penguasa divisi kelas ringan (70,3 kg) Islam Makhachev yang sebelumnya mengurungkan niatnya naik ke divisi kelas welter karena masih dikuasai Belal yang merupakan teman dan rekan satu timnya.

Islam Makhachev selaku raja kelas ringan UFC itu mengatakan bahwa sudah saatnya menjadi juara dua divisi.

Makhachev juga mengirimkan pesan langsung kepada Maddalena, menyapanya di dalam arena.

Makhachev menyadari bahwa Maddalena bukan lah Alexander Volakanovski yang pernah dikalahkannya sehingga ia akan menunjukkan kemampuan yang berbeda ketika keduanya bertemu di octagon.

"Kamu bukan Volk. Saya akan menunjukkan tingkatan yang berbeda. Jaga sabuk saya tetap bersih," katanya.

Maddalena menyambut baik rencana pertarungan melawan Makhachev dan menambahkan bahwa ia ingin membalas dendam kepada temannya Volkanovski.

Maddalena menanggapi peringatan dari Islam Makhachev yang ingin naik kelas untuk mengejar gelar juara keduanya di kelas welter.

"Ayo rebut," kata Jack Della Maddalena sebagaimana laporan laman MMA Fighting.

Kemudian raja kelas welter asal Australia itu mengatakan, dirinya siap mempertaruhkan gelar juara yang baru diraih dengan melawan Makhachev jika pihak UFC menginginkan laga tersebut.

Ia mengatakan, banyak atlet kelas welter yang bagus, namun, dengan apa yang telah dilakukan Makhachev, kata dia, Makhachev layak mendapatkan kesempatan perebutan gelar jika ia ingin maju.

"Namun saya kira itu bukan keputusan saya, itu tergantung pada UFC," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ant/nad)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT