Pertama Kali, One Pride MMA Jogja Istimewa Hadirkan Fighter Internasional di Daerah
- Tim tvOne - Andri Prasetiyo
Kemudian kejutan selanjutnya, adanya fight internasional pertama yang digelar di luar Jakarta.
"Biasanya kami melakukan fight internasional itu di Jakarta, ini pertama kali di daerah. Ini juga sesuatu hal yang menunjukkan bahwa Jogja tidak hanya kota Indonesia saja tapi sudah mewakili kota Internasional juga," terangnya.
Chief News and Sport Centre Officer ANTV, Reva Deddy Utama menambahkan pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 13 kamera untuk menyajikan tayangan terbaik bagi pemirsa di rumah.
"Kita sudah siapkan 13 kamera untuk mengcover liputan ini, baik secara live maupun secara taping," ucapnya.
CEO One Pride MMA Fransino Tirta menyatakan, dipilihnya fighter India untuk dijadikan lawan dari Indonesia karena beberapa alasan. Pertama, karena India memiliki jumlah populasi penduduk yang cukup banyak mencapai 1,4 miliar jiwa.
"Dari 1,4 miliar itu minimal 1 persennya saja nonton pertandingan Rama vs Govind, 14 juta view itu kita harapkan," bebernya.
Alasan kedua menurut Tirta karena dulunya fighter Indonesia Jeka Saragih kalah dari wakil India, Anshul Jubli di final Road to UFC.
"Saya merasa kita harus merebut kembali. Jadi ini jadi kesempatan kita untuk merebut kembali mengalahkan fighter India," tandasnya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut baik digelarnya One Pride MMA Jogja Istimewa di Kabupaten Sleman. Apalagi di Yogyakarta ada banyak petarung-petarung muda yang berasal dari lebih 20 sasana.
"Ini menjadi ajang penyemangat temen-temen Jogja yang hobi seperti ini untuk terus meningkatkan lagi semangat olahraganya. Mudah-mudahan Jogja juga punya atlet nasional yang bisa terus berlaga di One Pride di tahun-tahun berikutnya," tuturnya.
Ketua panitia One Pride MMA Yogyakarta, Iyuk Wahyudi menerangkan, acara One Pride MMA Jogja Istimewa menjadi satu-satunya kegiatan melibatkan banyak orang yang tidak ditunda pasca peristiwa bentrokan antara pendekat silat dengan suporter bola beberapa hari lalu.
"Semua event yang besar yang menghadirkan banyak orang dipending semua, kecuali satu acara kita ini. Kebetulan Pak Kapolda sendiri sudah komit akan hadir pada hari Sabtu malam (10/6/2023) dan Insya Allah memberikan sambutan di dalam acara tersebut," pungkasnya. (apo/buz).
Load more