News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Syabda Perkasa Belawa, Spesialis Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu

Atlet bulu tangkis Indonesia Syabda Perkasa Belawa menjadi pahlawan usai jadi penentu juara grup A di Thomas Cup 2022 atas Korea Selatan, pada Rabu (11/5/2022).
Jumat, 13 Mei 2022 - 09:48 WIB
Syabda Perkasa Belawa
Sumber :
  • Antara

Kudus, Jawa Tengah - Atlet bulu tangkis Indonesia yang juga merupakan atlet PB Djarum Kudus, Syabda Perkasa Belawa menjadi pahlawan usai jadi penentu juara grup A di Thomas Cup 2022 atas Korea Selatan.

Diketahui, Syabda Perkasa saat itu turun sebagai tunggal putra ketiga. Dia menghadapi tunggal putra Korea Selatan, Lee Yun Gyu di laga yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (11/5/2022) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di game pertama, atlet kelahiran 25 Agustus 2001 itu menang dengan skor 21-14. Kemudian, di set kedua Syabda kalah dengan skor 11-21. Kemudian, di set ketiga, Syabda mampu memenangi laga dengan skor 21-16.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, Syabda merupakan pemain yang selalu tampil bagus di kejuaraan beregu. Hal ini terlihat dari berbagai kejuaran beregu yang dimenangi oleh atlet yang merupakan lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2013 itu.

Selama berlaga, Syabda kerap memenangi kejuaraan beregu. Di antaranya Juara Superliga Junior 2018 beregu putra, Juara Pembangunan Jaya Cup Junior 2018 beregu campuran, Juara BWF World Junior Mixed Team Championship Piala Suhandinata 2018, dan Peraih medali perak PON XX Papua 2021 beregu putra.

Syabda saat ini menempati peringkat 636 dunia nomor tunggal putra. Selain menyabet berbagai kejuaraan beregu, Syabda juga meraih kejuaraan individu. Di antaranya juara Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2018 tunggal taruna putra, juara Jakarta International Series 2019 tunggal putra, dan meraih medali perak PON XX Papua 2021 sektor tunggal putra.

"Syabda itu pemain muda dan kalau main beregu dia tampil lebih bagus. Performanya bisa muncul kalau main beregu. Pembuktiannya di Thomas Cup kemarin itu," katanya, Kamis (12/5/2022).

Yoppy menilai, teknik yang dimiliki Syabda juga bagus. Menurutnya, teknik bermain Syabda tinggal diasah lebih banyak lagi.

"Diberi jam terbang yang lebih banyak lagi supaya terasah," tutupnya. (Gml/Buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT