News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hitung-hitungan Fajar/Fikri dan Jafar/Felisha Lolos ke BWF World Tour Finals 2025, Wakil Indonesia Bisa Tembus jika...

Menilik hitung-hitungan dua wakil Indonesia yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu untuk bisa lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2025.
Selasa, 18 November 2025 - 15:09 WIB
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Sumber :
  • ANTARA/HO-PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik hitung-hitungan dua wakil Indonesia yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu untuk bisa lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2025.

Saat ini sejumlah pebulu tangkis papan atas dari berbagai penjuru dunia tengah berlomba untuk mendapatkan hasil apil, serta bisa lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang BWF World Tour Finals 2025 sendiri merupakan kompetisi penutup musim bulu tangkis, yang akan digelar di Hangzhou, China pada17-21 Desember 2025 mendatang.

Turnamen ini sangat spesial karena paling prestisius di seri World Tour setelah kategori Super 1000. Selain itu juga hanya bisa diikuti oleh delapan pemain atau pasangan terbaik di ranking BWF World Tour dari lima sektor berbeda.

Indonesia sendiri telah mengirimkan tiga pemain andalannya yang dipastikan tampil di BWF World Tour Finals 2025. Mereka adalah Jonatan Christie (tunggal putra), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) dan Sabar Karyaman/Reza Pahlevi (ganda putra).

Meski demikian, dua wakil Indonesia lainnya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu masih memiliki peluang untuk tampil di ajang bergengsi tersebut.

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Sumber :
  • PBSI

 

Peluang Fajar/Fikri dan Jafar/Felisha Lolos ke BWF World Tour Finals 2025

Saat ini Fajar/Fikri berada di peringkat ke-15 dengan torehan 58.790 poin di ranking BWF World Tour Finals. Maka jika ingin lolos, mereka harus meraih kemenangan di Australian Open 2025 yang sedang berlangsung hingga Minggu (23/11/2025).

Maka dengan raihan poin maksimal di Australian Open 2025, Fajar/Fikri bisa menembus posisi 8 besar ranking WTF 2025, karena pasangan ganda putra Indonesia itu akan mendapatkan tambahan 9.200 poin yang membawa mereka berada di zona aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu ganda putra Chinese Taipei yakni Lee Jhe Huei/Yang Po-hsuan dan Lee Fang Chih/Lee Fang Jen tidak tembus babak semifinal Australian Open 2025. Meski berat, namun Fajar/Fikri wajib menang di ajang BWF Super 500 tersebut.

Sementara itu, Jafar/Felisha saat ini berada di peringkat ke-10 dengan torehan 68.500 poin. Sedangkan di peringkat kesembilan ada pasangan ganda campuran Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat dengan 68.640 di klasemen sementara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT