News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersingkir di Babak 16 Besar China Masters, Rachel/Febi akan Fokus Benahi Servis yang jadi Titik Lemah

Indonesia harus kembali kehilangan satu wakilnya di ajang China Masters 2025 setelah ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari wakil tuan rumah.
Jumat, 19 September 2025 - 16:09 WIB
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Sumber :
  • PBSI

tvOnenews.com - Indonesia harus kembali kehilangan satu wakilnya di ajang China Masters 2025 setelah ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari wakil tuan rumah.

Pasangan Rachel/Febi dipastikan tersingkir pada babak 16 besar setelah mengakui ketangguhan ganda tuan rumah China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, dua gim langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rachel/Febi takluk dari pasangan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dengan skor 13-21 dan 19-21 pada pertandingan yang berlangsung di Shenzhen Arena, Chengdu.

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Sumber :
  • PBSI

 

Terkait hal tersebut, Febi mengungkapkan jika kini mereka akan langsung berbenah memperbaiki servis yang menjadi salah satu titik lemah.

"Banyak banget pelajaran dan pengalaman yang kami bisa dapat dari pertandingan hari ini terutama dari servis dan pembukaan lawan. Mereka sangat bagus di sana, begitu juga dengan pukulan pertama, kedua dan ketiganya yang banyak menghasilkan poin. Hal itu sangat penting dan harus kami contoh dan perhatikan," ungkap Febi dikutip dari PBSI.

Meski memetik kekalahan, Rachel mengaku bahwa cukup puas karena bisa mengimbangi tempo permainan dari ganda peringkat ketiga dunia tersebut.

"Tidak menyangka bisa memberikan perlawanan yang cukup baik melawan mereka. Ternyata kami bisa mengimbangi walau belum bisa menang," kata Rachel.

Rachel mengatakan bahwa di gim kedua sebenarnya mau mencoba bermain keluar dengan memainkan tempo permainan. Namun, strategi tersebut tak berjalan lancar karena servis dan pembukaan yang kerap menemui kegagalan.

"Di gim kedua kami mencoba memainkan tempo, kadang lambat dan kadang cepat. Itu cukup berhasil membuat mereka kesulitan tapi sayang di akhir servis dan pembukaannya kurang teliti. Kami sudah merasa cukup padu dan itu meningkatkan kepercayaan diri. Ke depan kami akan perbaiki lagi apa yang kurang, evaluasi lagi," kata Rachel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

China Masters 2025 sudah memasuki perempat final, yang digelar pada Jumat, di mana Indonesia menyisakan tiga wakil dari sektor ganda putra dan tunggal putri.

(ant/akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT