News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Tunggal Putri Pelatnas PBSI Ungkap Kondisi Terbaru Gregoria Mariska Usai Tersingkir di China Open 2025

Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari membeberkan kondisi Gregoria Mariska Tunjung usai sempat mengkhawatirkan saat tersingkir di China Open 2025.
Minggu, 27 Juli 2025 - 15:43 WIB
Gregoria Mariska saat beraksi di China Open 2025.
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari membeberkan kondisi Gregoria Mariska Tunjung usai sempat mengkhawatirkan saat tersingkir di China Open 2025.

Sebelumnya Gregoria Mariska sempat membuat Badminton Lovers khawatir karena nampak tak baik-baik saja pasca kalah dari wakil tuan rumah Han Yue dengan skor 19-21 dan 18-21 di perempat final China Open 2025 pada Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imam Tohari selaku pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI memastikan kondisi Gregoria Mariska Tunjung tetap stabil meski sempat merasakan pusing usai perempat final ajang China Open 2025.

“Tadi memang di akhir pertandingan, Gregoria sempat merasakan sedikit pusing. Tapi secara keseluruhan kondisinya stabil dan oke,” kata Imam dalam keterangan resmi PP PBSI.

Bagi Gregoria, China Open 2025 merupakan turnamen keduanya setelah sempat menepi karena vertigo. Pekan lalu, dia juga tampil di Super 750 Japan Open 2025.

Meski mengalami kekalahan, Imam mengungkapkan ada hal positif dari permainan Gregoria, terutama dari sisi keberanian dan insting bertanding yang mulai kembali muncul.

“Secara positif, insting dia sudah kembali. Tapi dari sisi teknik, memang masih harus lebih rapi. Masih banyak mati sendiri karena terlalu jor-joran,” ujar Imam.

Ia juga menegaskan peningkatan kondisi fisik dan kelincahan menjadi fokus utama dalam persiapan menuju Kejuaraan Dunia 2025 di Paris, Prancis, 25-31 Agustus.

Sementara itu, Indonesia berhasil mengirimkan satu wakilnya di ajang China Open 2025 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou tersebut.

Satu wakil Garuda ialah pasangan baru ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang akan berhadapan dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia yang kini dididik oleh Herry IP, yang merupakan mantan pelatih ganda putra Indonesia di Pelatnas PBSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini merupakan pertemuan pertama Fajar/Fikri vs Aaron/Soh di kompetisi internasional BWF. Mengingat pasangan Indonesia juga baru debut di Japan Open 2025 pada pekan lalu.

Sebelumnya Fajar/Fikri berhasil mengalahkan jagoan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang lewat staraigt set. Begitu juga dengan Aaron/Soh yang mengalahkan andalan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty lewat dua set di partai semifinal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT