News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Open 2025: Apriyani Rahayu Ucapkan Terima Kasih ke Partner Usai Gagal di 16 Besar, Kenapa?

Apriyani/Febi gagal mengatasi perlawanan pasangan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee di 16 besar Indonesia Open 2025.
Kamis, 5 Juni 2025 - 17:16 WIB
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum di Indonesia Open 2025
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Febi Setia Ningrum gagal melangkah lebih jauh di ajang Indonesia Open 2025.

Apriyani/Febi gagal mengatasi perlawanan pasangan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu (kanan)/Febi Setianingrum (kiri)
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu (kanan)/Febi Setianingrum (kiri)
Sumber :
  • ANTARA/HO-PBSI

 

Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025), Apriyani/Febi tampil menjanjikan di awal pertandingan.

Pasangan Indonesia itu bahkan berhasil merebut game pertama dengan 21-16.

Sayang, situasi berbalik di game kedua.

Keputusan ganda Korea untuk bermain menyerang berbuah hasil manis.

Baek Ha Na/Lee So Hee pun berhasil membalikkan keadaan dengan memastikan kemenangan di game kedua dan ketiga lewat skor 21-16 dan 21-14.

Usai pertandingan, Apriyani mengaku kecewa dengan hasil yang didapat. Meski demikian, dia juga menilai ada banyak pelajaran berharga yang didapat dari pertandingan sore ini.

"Hari ini kami tidak mendapat hasil yang baik, kami tidak menang," ujar Apriyani kepada media usai pertandingan.

Apriyani/Febi kalahkan wakil Taiwan di babak 32 besar Indonesia Open 2025
Apriyani/Febi kalahkan wakil Taiwan di babak 32 besar Indonesia Open 2025
Sumber :
  • Instagram/@badminton.ina

 

"Hanya yang kami syukuri, ada pembelajaran baru untuk saya dan Febi bagaimana pola main kalau sudah menghadapi lawan di level top 5," lanjut Apriyani.

"Soal hasil saya jelas kecewa. Saya rasa tidak ada pemain yang tidak kecewa ketika kalah. Tapi saya harap hasil ini juga bisa jadi pembelajaran untuk kami berdua," imbuhnya.

Ucapkan Terima Kasih untuk Sang Partner

Terlepas dari hasil buruk usai tersingkir di babak 16 besar, Apriyani memberikan pujian atas kerja keras Febi di pertandingan kali ini.

Peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 itu juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada sang partner. 

"Saya berterima kasih sama Febi hari ini. Dia sudah cukup bisa belajar hari demi hari, proses demi proses," kata Apriyani lagi.

"Dan saya harap dia bisa terus belajar terus berproses dengan baik," lanjutnya.

Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum ganda putri Indonesia.
Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum ganda putri Indonesia.
Sumber :
  • PBSI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Saya sekali lagi berterima kasih sama Febi karna dia mau pontang-panting untuk mengejar bola agar tidak gampang kehilangan poin di lapangan," Imbuh Apriyani.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT