News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadiri Annual General Meeting BWF 2025, Fadil Imran Ketum PBSI Suarakan Aspirasi Badminton Lovers

Fadil Imran selaku Ketua Umum PP PBSI menyuarakan aspirasi Badminton Lovers saat menghadiri Annual General Meeting BWF 2025.
Senin, 28 April 2025 - 09:54 WIB
Acara Annual General Meeting BWF 2025.
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Fadil Imran selaku Ketua Umum PP PBSI menyuarakan aspirasi Badminton Lovers saat menghadiri Annual General Meeting BWF 2025.

Acara Annual General Meeting BWF 2025 sendiri berlangsung di Tefang Portman Seven Stars Bay Hotel & Resorts Xiamen China pada Sabtu (26/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fadil menyampaikan suara dari Badminton Lovers yang dengan segala semangatnya mulai merasa kehilangan akses dan keterhubungan dengan olahraga yang mereka cintai, di hadapan perwakilan federasi badminton dari 172 negara.

“Saat ini para Badminton Lovers kesulitan untuk dapat menyaksikan pertandingan bulutangkis international secara gratis karena semua tayangan turnamen utama hanya tersedia di platform berbayar," kata Fadil Imran.

"Padahal di Indonesia kami telah berkomitmen agar seluruh turnamen resmi termasuk Indonesia Open Super 1000 dan Indonesia Masters Super 500 tetap tayang di televisi nasional secara free to air," tambahnya.

"Namun ketika masyarakat ingin menonton pertandingan dari negara lain mereka menghadapi keterbatasan akses, “ jelas Fadil.

Muhammad Fadil Imran selaku Ketum PBSI di Annual General Meeting BWF 2025.
Muhammad Fadil Imran selaku Ketum PBSI di Annual General Meeting BWF 2025.
Sumber :
  • PBSI

 

PP PBSI menyambut baik upaya BWF dalam meningkatkan hadiah dan profesionalisme turnamen.

Tetapi ada hal yang sangat penting yaitu peningkatan hadiah tidak boleh berjalan sendiri tanpa memperhatikan pertumbuhan dan keterlibatan penonton.

“Tanpa penggemar yang terhubung, bulutangkis berisiko kehilangan pondasinya dan dalam jangka panjang hal ini bisa mengancam posisi bulutangkis di platform multi event seperti Olimpiade,” papar Fadil

Jadwal kompetisi bulutangkis yang semakin padat juga menjadi perhatian Fadil.

Dalam dua tahun terakhi banyak pemain top dunia mengalami cedera serius, ini tentunya sebuah situasi yang bukan hanya merugikan negara tetapi juga menurunkan daya tarik pertandingan bagi penonton global.

“Kami mendukung sepenuhnya profesionalisme dan pertumbuhan bulutangkis dunia, namun kesehatan dan keberlanjutan karier atlet juga harus menjadi perhatian bersama. Untuk itu desain kalender kompetisi secara kolektif perlu ditinjau kembali,” ungkap Fadil

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poin terakhir yang disampaikan Fadil adalah bahwa Indonesia membuka diri untuk bekerja sama lebih luas dalam memajukan bulutangkis dunia.

Yakni menawarkan latihan bersama antar negara, pertukaran pelatih dan sport scientist serta kolaborasi antar klub dari negara-negara sahabat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT