Leo/Bagas spun mengungkapkan biang kerok kekalahan mereka dari pasangan Kim/Seo, yakni karena lawan bermain lebih baik dan teknik rivalnya cukup membuat kewalahan.
"Selamat untuk Kim/Seo! Alhamdulillah bisa sampai ke final tapi memang tidak mudah di partai tadi. Kami sudah berusaha, sempat tertinggal jauh di gim pertama tapi bisa mengejar dengan memperbaiki permainan dan memperkuat komunikasi," kata Leo.
"Kim/Seo bermain sangat in hari ini, sangat cepat dan rapat. Sergapan mereka membuat kami kewalahan. Kami pastinya tidak puas dengan hasil ini, kami mau lebih dan lebih lagi. Jangan down karena ini bukan hasil yang jelek," tambahnya.
Senada dengan Leo, Bagas Maulana juga mengungkapkan bahwa mereka kesulitan saat melawan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
"Mereka juga sangat sulit dimatikan, beberapa kali bola tanggung mereka bisa mengembalikan walaupun dalam posisi yang sudah sulit," kata Bagas Maulana, dilansir dari rilis PBSI.
"Ke depan kami harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri," tambahnya lagi.
Lebih lanjut Leo Rolly Carnando mengatakan bahwa setelah gagal meraih gelar juara di All England 2025, mereka akan mengalihkan focus ke Swiss Open 2025.
Load more