News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Miris Zulfadli Zulkiffli, Pebulu Tangkis Malaysia yang Dihukum BWF Hingga Tak Pernah Bisa 'Bermain Lagi'

Menilik kisah Zulfadli Zulkiffli, atlet bulu tangkis Malaysia yang terjerat skandal hingga mendapatkan hukuman dari BWF serta terancam tak bisa bermain lagi
Minggu, 1 September 2024 - 20:43 WIB
Zulfadli Zulkiffli bersama Lee Chong Wei legenda bulu tangkis Malaysia
Sumber :
  • Instagram.com/z_zulfadli

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kisah Zulfadli Zulkiffli, atlet bulu tangkis Malaysia yang terjerat skandal hingga mendapatkan hukuman dari BWF serta terancam tak akan pernah bisa bermain lagi.

Zulfadli Zulkiffli merupakan atlet bulu tangkis Malaysia kelahiran Los Angeles, Amerika Serikat pada 11 Februari 199.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulfadli Zulkiffli dikenal sebagai salah satu atlet Negeri Jiran yang memiliki potensi besar karena mampu tampil gemilang sejak level junir.

Salah satunya ialah keluar sebagai juara usai mengalahkan Sameer Verma di ajang Kejuaraan Asia Junior 2011.

tvonenews

Ia juga pernah mengalahkan sang alien yakni Viktor Axelsen di final Kejuaraan Dunia Junior 2011.

Ia pun digadang-gada sebagai calon penerus Lee Chong Wei di masa lalu. Namun sayang, prediksi tersebut nyatanya meleset jauh.

Pasalnya, pebulu tangkis tunggal putra itu terjerat skandal besar yang membuat geger dunia tepok bulu di tahun 2018-an.

Sebab, Zulfadli Zulkiffli terlibat skandal pengaturan skor atau match fixing bersama Tan Chun Seang selaku kompatriotnya.

Dalam dunia olahraga manapun, match fixing adalah hal yang sangat dilarang termasuk dalam badminton.

Ia dan Tan Chun Seang menjalani berbagai persidangan dan akhirnya dinyatakan resmi bersalah karena kasus pengaturan skor.

Skandal tersebut membuat keduanya mendapatkan hukuman berat dari BWF. Tan Chun Sean dihukum denda 15 ribu dollar AS (Rp209 juta).

Dirinya juga dilarang terlibat dalam kompetisi bulu tangkis mana pun di bawah naungan BWF selama 15 tahun.

Sedangkan Zulfadli Zulkiffli mendapatkan hukuman yang lebih berat. Yaitu denda sebesar 25 dollar AS (Rp348 juta).

Kemudian ia turut dilarang terjun ke dunia tepok bulu selama 20 tahun tahun atau sampai 2038 mendatang.

Hukuman tersebut juga mencakup tak mendapatkan fungsi administratif, pembinaan, pengembangan dan lain sebagainya.

Zulfadli Zulkiffli Terancam Tak Bisa Bermain Selamanya

Menilik dari hukuman yang diterimanya, Zulfadli pun terancam tak akan bisa lagi bermain bulu tangkis di bawah naungan BWF selamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, dirinya akan berusia 45 tahun saat hukumannya telah selesai. Padahal rata-rata usia atlet pensiun ialah 30 tahun-an.

Maka ada kemungkinan Zulfadli Zulkiffli tak akan bisa comeback di pertandingan di bawah naungan BWF.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT