News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejutan! 3 Monster Bulutangkis China Resmi Pensiun, Peta Persaingan BWF Berubah dan Bisa Untungkan Indonesia

Kabar mengejutkan dunia tepok bulu di mana 3 pebulutangkis top China yakni Liu Yuchen, Ou Xuanyi dan Tan Qiang memutuskan pensiun sebagai pemain profesional.
Selasa, 20 Agustus 2024 - 12:53 WIB
Pebulutangkis China, Liu Yuchen
Sumber :
  • BWF

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar mengejutkan datang dari panggung tepok bulu, di mana tiga pebulutangkis top China yakni Liu Yuchen, Ou Xuanyi dan Tan Qiang memutuskan pensiun sebagai pemain profesional.

Hal ini diketahui dari rilis BWF pada Selasa (20/08/2024) siang WIB, di mana pasangan ganda putra Liu Yuchen/Ou Xuanyi memutuskan untuk gantung raket alias pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Liu Yu Chen, mantan juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade, dan partnernya yakni Ou Xuanyi telah mengumumkan pensiun dari bulutangkis internasional,” cuit BWF di akun X resminya.

tvonenews

“Turnamen terakhir mereka adalah Olimpiade Paris 2024 di mana mereka tidak bisa lolos melewati babak penyisihan grup,” tambah pernyataan tersebut.

Liu Yuchen sebelumnya menjalin mitra bersama Li Junhui, namun pasangannya memutuskan pensiun setelah Olimpiade Tokyo 2020.

Liu Yuchen kemudian dipasangkan dengan Ou Xuanyi sejak 2022 dan mampu menembus posisi 10 besar dalam ranking BWF hingga akhir kariernya.

Selama menjalin mitra, Liu/Ou berhasil empat kali menjadi juara di ajang Indonesia Open 2022, Australia Open 2022, BWF World Tour Finals 2022 dan Hylo Open 2023.

Selain itu, duet Liu/Ou juga sukses tiga kali menjadi runner-up pada ajang German Open 2022, Korea Masters 2022, dan terakhir Japan Masters 2023.

Sementara itu, Tan Qiang sendiri juga dikabarkan memutuskan untuk gantung raket dari dunia bulutangkis internasional.

Tan Qiang sendiri sebelumnya dipasangkan dengan He Jiting, namun keduanya akhirnya ‘bercerai’ karena terlibat match fixing.

Ia dan sejumlah pebulutangkis lainnya dinyatakan bersalah lantaran dianggap melanggar Pasal 3.1.2 Kode Etik BWF 2017.

Yakni terkait pengaturan skor dan hasil pertandingan saat bertanding di ajang Fuzhou China Open edisi empat tahun lalu dan dihukum skorsing selama 3 bulan.

Kemudian Tan Qiang dipasangkan dengan Zhou Hao Dong, namun kariernya tak secemerlang sebelumnya dan saat ini berada di peringkat ke-63 di ranking BWF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pensiunnya Liu Yuchen/Ou Xuanyi dan Tan Qiang kini membuat China hanya memiliki tiga ganda putra utama yakni Liang Wei Keng/Wang Chang, He Jiting/Ren Xiangyu dan Chen Boyang/Liu Yi.

Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi ganda putra Indonesia karena persaingan mereka di papan atas kini berkurang. (nad/sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT