News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gregoria dan Ginting Blak-blakan, Tim Badminton Indonesia Alami 3 Masalah Jelang Olimpiade Paris

Dua atlet badminton Indonesia, Gregoria Mariska dan Anthony Ginting, mengungkapkan tiga masalah yang dialami tim Merah Putih jelang bergulirnya Olimpiade Paris 2024.
Selasa, 23 Juli 2024 - 19:45 WIB
Gregoria Mariska
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Dua atlet badminton Indonesia, Gregoria Mariska dan Anthony Ginting, mengungkapkan tiga masalah yang dialami tim Merah Putih jelang bergulirnya Olimpiade Paris 2024.

Tim Indonesia diketahui sudah mendarat di Paris. Cabang olahraga badminton pun akan bertanding di Porte De La Chapelle Arena atau Adidas Arena di Olimpiade tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan yang diterima tvOnenews.com, tim Indonesia sudah menjajal Adidas Arena pada Senin (22/7/2024) sore kemarin waktu setempat.

Gregoria dan kawan-kawan pun melakukan proses adaptasi terhadap situasi dan kondisi lapangan, setidaknya selama satu jam.

tvonenews

Namun, Gregoria mengaku ada beberapa masalah yang dialami dalam proses adaptasi ini. Pertama mengenai cuaca karena berbeda dengan lawatan mereka sebelumnya dalam agenda French Open 2024, Maret lalu.

"Perubahan cuaca cukup memengaruhi kondisi lapangan saat ini. Waktu itu saat kami ke sini, udaranya dingin sementara kali ini cukup panas. Pencahayaan juga masih diatur, belum final," kata Gregoria.

Gregoria juga menjelaskan masalah kedua yang dialami tim Indonesia adalah suasana venue yang berbeda, sehingga berpengaruh ke proses adaptasi.

"Nuansa lapangan juga baru, warnanya ungu dan terang di area penonton. Akan tetapi, kalau dari latihan kemarin sudah cukup baik, semoga ke sini semakin enak," tutur Gregoria.

Kemudian sambung Ginting, masalah ketiga yang dialami adalah faktor hembusan angin yang mana bakal berpengaruh ke performa dalam pertandingan.

"Sekarang ada sedikit hembusan angin," kata Ginting.

Walau mengalami berbagai persoalan, Ginting masih tenang karena tim Indonesia masih memiliki Waktu untuk proses adaptasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih ada setidaknya dua kali lagi untuk lebih memantapkan lagi adaptasinya, sekaligus melihat ada perubahan-perubahan apa lagi di lapangan jelang pertandingan pertama," kata Ginting.

Olimpiade kali ini menjadi pengalaman kedua bagi Gregoria dan Ginting. Sebelumnya, mereka pernah berkompetisi dalam ajang serupa di Tokyo 2020. (dwi/fan)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT