News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Jujur Fikri/Bagas usai Takluk dari Ganda Putra Denmark di Ajang Kapal Api Indonesia Open 2024

Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana buka suara soal kekalahan menyakitkan dari Astrup/Rasmussen perwakilan Denmark. (8/6).
Sabtu, 8 Juni 2024 - 01:42 WIB
Langkah Fikri/Bagas terhenti di babak perempatfinal usai dikalahkan oleh pasangan ganda putra Denmark.
Sumber :
  • PBSI

tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana buka suara soal kekalahan menyakitkan dari Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen perwakilan Denmark.

Fikri/Bagas takluk di hadapan pendukung sendiri di Istora Senayan oleh Astrup/Rasmussen dengan rubber game (16-21, 21-15, 21-23), pada Jumat (7/6/2024)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejatinya Fikri/Bagas merupakan pasangan ganda putra Pelantas yang tersisa di babak perempatfinal dan menjadi harapan bagi Indonesia untuk melaju ke semifinal Kapal Api Indonesia Open 2024.

Indonesia Open 2024
Fikri/Bagas. (source: PBSI)

Atas hasil ini, pebulutangkis non Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) yakni Sabar/Reza menjadi wakil Indonesia satu-satunya yang mampu melaju ke babak semifinal Kapal Api Indonesia Open 2024 usai menumbangkan pasangan Taiwan di Istora Senayan, Jumat (7/6/2024).

Laga alot tersaji di hadapan ribuan penonton di Istora Senayan, Fikri/Bagas di gim pertama tampak kesulitan dengan serangan bertubi-tubi dari ganda campuran Denmark.

Arah pengembalian bola dari pasangan Indonesia juga kerap out dan menjadi poin tambahan bagi tim lawan.

Paruh awal gim kedua perubahan strategi tampak dari sisi Fikri/Bagas, mereka jauh lebih menyerang dan Fikri pun melepaskan beberapa smash keras yang berbuah poin.

Namun, kesalahan demi kesalahan dilakukan pasangan Indonesia, dari service error hingga bola tersangkut di net.

Pasca pertandingan, Bagas Maulana mengatakan bahwa laga berjalan alot dan tegang lantaran kejar-kejaran poin yang terjadi.

“Pertandingan hari ini cukup bagus, cukup tegang, cukup memuaskan bagi kami karena kami sempat mengejar. Dan tidak apa-apa, kami bermain nothing to lose,” ucapnya pada media.

Bagas juga menanggapi soal dirinya bersama Fikri menjadi tumpuan untuk menjadi juara di Kapal Api Indonesia Open 2024.

Setelah beberapa rekannya harus tersingkir di babak 32 besar dan 16 besar.

"Mungkin ekspektasi orang-orang pasti pengennya ada dua Indonesia masuk. Tapi ya mau gimana, kami sudah mencoba semaksimal mungkin di laga tadi,” terangnya.

Fikri juga mengungkapkan apa yang terjadi di gim ketiga.

“Kalau di gim tadi sih pas gim ketiga kita kalah start-nya, mereka bisa bangkit lagi dengan bermain lebih cepat. Kami malah tertekan,” tandasnya.

“Pas pindah sisi lapangan, kami tertinggal jauh poinnya, tapi kami bisa coba mengejar, tapi hasilnya gagal, teraih kesempatan,” tambahnya.

Peraih trofi juara All England 2022 ini juga mengakui kehebatan Astrup/Rasmussen.

“Mereka bermain lebih rapih, lebih tenang di lapangan, lebih cepat juga, lebih menutup,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maksudnya lebih pintar penempatan bolanya, jadi bikin kita kesulitan untuk membuang bolanya,” tutupnya.

Sebagai informasi, Sabar/Reza menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di babak semifinal Kapal Api Indonesia Open 2024, mereka bakal melawan pasangan ganda campuran Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee pada match ke-10. (Ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT