News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peluang Bagas/Fikri Lolos ke Olimpiade 2024 Masih Terbuka

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menilai pasangan lainnya, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri masih memiliki peluang untuk menemani mereka bertanding di Olimpiade 2024 Paris.
Rabu, 27 Maret 2024 - 22:09 WIB
Pemain ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto saat ditemui di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2024).
Sumber :
  • (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

tvOnenews.com - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menilai pasangan lainnya, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri masih memiliki peluang untuk menemani mereka bertanding di Olimpiade 2024 Paris.

“(Peluang) Cukup besar, ya, apalagi mereka sempat masuk final juga (di Swiss Open). Tentu lebih baik sebenarnya kalau misalkan mereka bisa juara kemarin di Swiss Open,” kata Rian, saat ditemui di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu bisa lebih sedikit perbedaan poinnya dengan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, tapi kemarin kalah. Tidak apa-apa, karena masih ada satu pertandingan dan itu pun tidak menutup kemungkinan untuk mereka bisa meloloskan diri (ke Paris),” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Rian menilai jika Bagas/Fikri terus berkomitmen dan berjuang keras pada turnamen mendatang, yakni Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 di China, April, peluang untuk mengejar poin menuju Paris di momen-momen terakhir masih terbuka.

tvonenews

“Selagi masih ada kesempatan tetap tunjukkan semangatnya,” ujar dia.

Juara All England Open dua kali itu pun melanjutkan, ia dan Fajar tentu memiliki harapan agar Bagas/Fikri bisa sama-sama berkompetisi di panggung olahraga terbesar tersebut.

Menurut Rian, dengan adanya dua pasangan yang berlaga di Olimpiade nanti, keduanya bisa saling menyemangati dan membagi tekanan yang pastinya memiliki tingkatan yang lebih tinggi.

“Kalau misalkan sendiri itu kayak bebannya terlalu berat banget gitu. Kita juga melihat dulu kayak Ko Hendra (Setiawan) sama Bang (Mohammad) Ahsan di 2016 mereka berangkat sendiri, mungkin ekspektasinya ke mereka semua, apalagi waktu itu mereka juga lagi bagus-bagusnya juga, jadi ekspektasinya terlalu tinggi kalau cuma satu pasang, jadinya malah mungkin terlalu beban,” jelas Rian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun Fajar/Rian sudah memastikan tempat mereka di Paris, ganda putra peringkat tujuh dunia itu mengatakan tidak ingin mengendurkan fokus untuk menjaga kondisi fisik dan mental mereka agar bisa mencapai performa puncak di ajang olahraga empat tahunan nanti.

“Paling tinggal maintenance saja, dalam arti kita harus sebisa mungkin mencari buat cari peak performance-nya buat nanti di Olimpiade,” kata Rian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT