News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Kelompok Ikuti Kejuaraan Barongsai Se-Jateng

Kompetisi olahraga barongsai tersebut rencananya berlangsung selama dua hari. Pemenang akan maju mewakili FOBI jateng di tingkat nasional.
Minggu, 25 September 2022 - 10:15 WIB
Selekprov Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) se-Jateng digelar di Kudus
Sumber :
  • tim tvone/Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah – Sebanyak delapan kelompok anggota federasi olahraga barongsai indonesia atau FOBI perwakilan kabupaten/kota di Jawa Tengah beradu kebolehan dalam selekprov FOBI 2022 yang digelar di Kudus Jawa Tengah. 

Kompetisi olahraga barongsai tersebut rencananya berlangsung selama dua hari. Pemenang akan maju mewakili FOBI jateng di tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabupaten Kudus menjadi tuan rumah selekprov Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jateng menuju Kejurnas FOBI yang akan digelar pada awal Oktober mendatang. Bupati Kudus Hartopo mendukung semangat sportivitas dan kebersamaan para atlet barongsai se-Jawa Tengah.

"Selamat bertanding, ingat untuk selalu menjaga semangat sportivitas dan kebersamaan," ucapnya saat membuka selekprov di Kelenteng Hok Hien Bio, sebagaimana dikutip, Minggu (25/9/2022).

Disampaikan, barongsai merupakan olahraga seni yang menitikberatkan kekompakan dan kolaborasi. Sehingga berbeda dengan cabang olahraga lainnya. Hartopo memuji perkembangan pesat FOBI Kudus yang berhasil mencetak atlet berkompeten.

"Saya lihat perkembangan barongsai di Kabupaten Kudus sangat pesat. Ini menjadi sebuah prestasi tersendiri," imbuhnya.

Hartopo menyemangati atlet FOBI Kudus untuk meraih prestasi sehingga dapat bertanding di kancah yang lebih tinggi. Dirinya mendukung penuh agar atlet barongsai Kabupaten Kudus makin mumpuni.

"Mudah-mudahan atlet FOBI Kudus meraih hasil maksimal," doanya.

Senada, Ketua FOBI Jawa Tengah Wong Ronny Purwandi Djianto meminta seluruh peserta menjaga sportivitas sehingga pertandingan berjalan dengan lancar. Ronny mengungkapkan kebanggaannya bisa menyatukan kembali FOBI Jateng yang beberapa tahun mati suri. Pihaknya kini fokus untuk panen prestasi pada event Kejurnas dan persiapan Pra PON 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saatnya kita berkompetisi secara fair dan mempersembahkan prestasi untuk Jateng," tegasnya.
 
Sementara itu, Sekjen Pengurus Besar (PB) FOBI, Xaverius Djunair menyatakan penjurian pada seleksi kali ini telah di upgrade menjadi berbasis android. Hal ini meningkatkan efisiensi dan keakuratan penilaian. Sistem penilaian berbasis android menjadi terobosan baru dalam dunia pertandingan barongsai.

"Kami melakukan terobosan dengan penjurian berbasis android. Penilaian jadi lebih efisien dan fair," jelasnya. (gml/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT