News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Djokovic Tetap Ngotot Tak Mau Divaksinasi Covid-19, Nadal Mengaku Sedih Pesaing Tangguhnya Absen di US Open

Rafael Nadal mengaku sedih dengan ketidakhadiran Novak Djokovic di US Open ketika petenis Spanyol itu kembali ke turnamen tersebut untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 10:24 WIB
Ilusterasi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Rafael Nadal mengaku sedih dengan ketidakhadiran Novak Djokovic di US Open ketika petenis Spanyol itu kembali ke turnamen tersebut untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Nadal tidak bermain di New York sejak mengalahkan Daniil Medvedev dalam lima set untuk mengangkat trofi 2019.

Nadal telah menambahkan tiga gelar tunggal Grand Slam lagi sejak kemenangan itu, sehingga totalnya menjadi 22 gelar -- rekor putra sepanjang masa.

Sementara petenis berusia 36 tahun itu akan berusaha menambah rekor itu selama dua pekan ke depan di New York, Nadal mengakui bahwa ketidakhadiran Djokovic membuatnya "sangat sedih."

Djokovic, Kamis, mengkonfirmasi bahwa dia tidak akan ambil bagian dalam turnamen setelah menolak untuk divaksin Covid-19 -- bertentangan dengan syarat perjalanan pemerintah AS untuk pengunjung internasional.

"Dari sudut pandang pribadi saya, ini adalah berita yang sangat menyedihkan," kata Nadal dikutip dari AFP, Sabtu.

"Selalu memalukan ketika pemain terbaik dunia tidak bisa bermain di turnamen karena cedera atau karena alasan yang berbeda."

"Dalam hal ini, tidak memiliki salah satu pemain terbaik dalam sejarah undian Grand Slam selalu merupakan kehilangan yang penting, bukan? Sulit bagi para penggemar, sulit untuk turnamen. Menurut saya, sulit bagi para pemain juga, karena kami ingin memiliki lapangan terbaik."

Namun, terlepas dari ketidakhadiran Djokovic, Nadal bersikukuh bahwa turnamen tersebut tidak dapat dianggap remeh meski petenis Serbia, yang memiliki 21 gelar Grand Slam, itu tidak hadir.

"Saya mengulangi apa yang saya katakan berkali-kali: olahraga dalam beberapa hal lebih besar dari pemain mana pun," ujar Nadal.

"Saya melewatkan banyak peristiwa penting dalam karier tenis saya karena cedera, tanpa diragukan lagi. Tahun lalu saya tidak di sini. Dua tahun lalu saya tidak di sini. Turnamen berlanjut. Dunia tenis terus berjalan."

"Bahkan jika itu bukan kabar baik untuk semua orang, dunia terus berlanjut dan tenis akan terus mengejar saya, setelah Novak, setelah Roger (Federer)."

Nadal memulai 2022 dengan luar biasa, memenangi Australian Open dan French Open sebelum cedera otot perut memaksanya untuk mundur dari semifinal Wimbledon.

Dia kembali dari cedera itu di Cincinnati Masters bulan ini tetapi tersingkir di babak kedua. (ant/ari)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT