News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berani, Meski Dehidrasi, Zaki Sapu Bersih Medali Emas Renang APG

Perjuangan atlet merebut medali emas APG 2022 tidak bergulir mudah. Bahkan perenang Zaki Zulkarnain mengalami dehidrasi saat berusaha melakukan sapu bersih.
Jumat, 5 Agustus 2022 - 16:57 WIB
Zaki Zulkarnain sapu bersih lima medali emas pada debutnya di APG.
Sumber :
  • antara

Semarang, Jawa Tengah – Perjuangan atlet merebut medali emas APG 2022 tidak bergulir mudah. Bahkan perenang Zaki Zulkarnain mengalami dehidrasi saat berusaha melakukan sapu bersih.
Zaki Zulkarnain berhasil menyamai pencapaian dua rekannya di tim para-renang ASEAN Para Games (APG) 2022. Seperti Jendi Pangabean dan Maulana Rifky Yavianda, Zaki mampu melakukan aksi sapu bersih dengan merebut semua medali emas pada lima nomor pertandingan.
Perjuangan Zaki di pentas APG tidak berlangsung gampang pada Jumat (05/08/2022). Ia mengalami dehidrasi karena cuaca panas di sekitar gelanggang renang outdoor di Kompleks Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

"Tadi sempat dehidrasi. Terus tadi call room ke tempat tanding agak jauh, harus berjalan memutar area. Saya harus sering minum karena cuaca panas," kata Zaki, seusai pengalungan medali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pecahkan Dua Rekor
Pada nomor pamungkas, yakni 50 meter gaya bebas putra S8, Zaki kembali membuktikan kehebatannya dengan meraih medali emas. Bahkan ia memecahkan rekor dengan catatan waktu 28,29 detik, melampaui catatan perenang Singapura Toh Wei Soong dengan 30,27 detik.

Dengan tambahan nomor 50 meter gaya bebas putra S8, Zaki meraup lima medali emas. Ia memenangi nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra SM8, 100 meter gaya bebas putra S8, dua nomor beregu dari estafet 4x100 meter gaya ganti putra 34 point dan 4x100 meter gaya bebas putra 34 point.

Sesuai dengan peraturan, setiap atlet para-renang hanya boleh tanding maksimal pada tiga nomor perorangan dan dua nomor beregu. Dan Zaki sangat bersyukur pada debutnya di tingkat Asia Tenggara bisa menorehkan prestasi, sekaligus memenuhi target lima medali emas.

"Alhamdulillah, bersyukur sekali. Kita ‘kan udah dua tahun nunggu event ini. Akhirnya bisa mendapatkan lima medali emas," kata Zaki Zulkarnain. "Semua keringat, sakit yang saya derita, capek di latihan, Alhamdulillah terbalaskan. Capek 10 bulan langsung hilang."

Atlet asal Riau tidak hanya memecahkan satu rekor. Pada APG 2022, Zaki Zulkarnain juga memegang rekor nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra SM8 saat tanding di Semarang. (ant/raw)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT