News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Seru dari SEA Games 2021: Menikmati Kemacetan Hanoi

SEA Games 2021 Hanoi sudah selesai. Seperti juga kontingen Indonesia, para jurnalis pun berkemas. Kami bersiap pulang ke Tanah-Air dengan membawa banyak cerita seru dari Vietnam.
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:03 WIB
Situasi jalanan di Hanoi, Vietnam, semasa peliputan SEA Games 2021.
Sumber :
  • tvOne

Hanoi, Vietnam – SEA Games 2021 Hanoi sudah selesai. Seperti juga kontingen Indonesia, para jurnalis pun berkemas. Kami bersiap pulang ke Tanah-Air dengan membawa banyak cerita seru dari Vietnam.

SEA Games ke-31 menjadi cerita tersendiri bagi tim peliputan, yang bertugas selama 18 hari sejak pertandingan fase grup cabang olahraga sepakbola sampai malam penutupan pada Senin (23/05/2022) di Hanoi, Vietnam. Berbagai cerita menarik tersaji, yang pertama tentu adalah kendala komunikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar masyarakat Vietnam ternyata tidak memahami bahasa Inggris dengan baik. Tim peliputan harus menggunakan bantuan Google Translate, atau menggunakan bahasa isyarat, agar masyarakat Vietnam mengerti apa yang dimaksud saat berinteraksi dan juga bertransaksi.

Soal transaksi, nilai mata uang Dong Vietnam lebih rendah daripada Rupiah. Jangan khawatir berbelanja karena penduduk Hanoi sangat ramah dan sabar. Tingkat kriminalitas di ibukota Vietnam juga rendah. Tapi lain cerita tentang kepadatan lalu lintas Hanoi dan ketertiban masyarakat dalam berkendara.

Sekilas mirip dengan lalu lintas Jakarta, kemacetan juga terjadi di ibukota Vietnam. Yang membedakan dari situasi di Indonesia ialah ketertiban warga Hanoi di jalanan yang sangat rendah, sahut-menyahut klakson kendaraan seperti tanpa henti, meski warga Hanoi cenderung tidak emosi dalam berkendara.

"Gila, di sini mobil gak ada takutnya, nyebrang sembarangan, gak pakai lampu sein," ujar juru kamera Hardat Suhandi, saat melihat lalu lintas Hanoi dan beberapa pengguna jalan tampak berdebat meski tidak bersitegang.

Namun keruwetan di jalanan sedikit terobati dengan ketersediaan aplikasi berbasis online yang memudahkan pemesanan taksi. Fasilitas transportasi publik, seperti bus di Hanoi, pun memadai dengan konektivitas WiFi yang mumpuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wah, busnya keren juga, bus di Jakarta aja belum ada WiFi-nya. Nolong banget ini buat keliling Hanoi, biar kata gak ada Sim Card," lanjut Hardat saat kami menjajal kenyaman kendaraan umum sembari mengagumi keindahan perjalanan dari Bandara Noi Bai menuju Hanoi.

Dengan memanfaatkan jaringan internet gratis di bus, kami pun iseng menggunakan Google Translate untuk sekadar menangkap arti perdebatan pengguna jalan yang terjebak macet. Tapi karena tak cukup jelas, kami beralih memantau kanal media online perusahaan kami, tvonenews.com.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT