News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain Brasil, Imam Sudjarwo Tegaskan Tak Akan Menghambat Pembinaan Atlet Lokal

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo sebelumnya membuat geger volimania Indonesia setelah menyatakan bahwa pihaknya berencana menaturalisasi empat pemain asal Brasil, yang terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri.
Senin, 16 Maret 2026 - 08:19 WIB
Ketua Umum Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo
Sumber :
  • ANTARA/FAJAR SATRIYO

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengungkapkan alasan menaturalisasi empat pemain muda Brasil untuk membela Timnas Voli Indonesia di masa depan.

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo sebelumnya membuat geger volimania Indonesia setelah menyatakan bahwa pihaknya berencana menaturalisasi empat pemain asal Brasil, yang terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri. Hal ini diungkapkan saat perayaan ulang PBVSI tahun ke-71 pada 26 Februari lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini terbaru Imam Sudjarwo juga menyakan bahwa federasi sedang mempercepat rencana naturalisasi empat pemain muda Brasil tersebut. Saat ini rencana itu masih dalam tahap penyiapan dokumen administratif sebelum lebih lanjut dibahas bersama pemerintah.

PBVSI kemudian mengungkapkan alasan dibalik keputusannya menaturalisasi empat pemain Brasil. Yakni menilai langkah naturalisasi diperlukan untuk mempercepat peningkatan daya saing tim nasional. 

Imam mengatakan kehadiran pemain baru diharapkan memberi tambahan kualitas sekaligus menciptakan atmosfer kompetitif bagi atlet lokal. Selain itu kebijakan ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang.

Yakni bukan sekadar kebutuhan sesaat menghadapi turnamen tertentu. Namun fokus utama ialah tetap diarahkan pada target besar tampil lebih kompetitif di Olimpiade Brisbane 2032.

“Kenapa kita harus naturalisasi? Tentu kita punya proses yang panjang yaitu kita ingin menuju ke Olimpiade Brisbane 2032. Sehingga kita mempersiapkan tim yang bagus itu yang pertama. Kemudian yang kedua supaya bisa membangun motivasi bagi atlet-atlet nasional kita,” ucap Imam Sudjarwo.

Kemudian ia mengungkapkan bahwa PBVSI memang sengaja membidik pemain muda agar dapat menjadi investasi jangka panjang dan memberi kontribusi maksimal saat memasuki usia puncak pada 2032.

Lalu federasi juga akan memilih atlet yang masih berusia sekitar 17 tahun sehingga memiliki masa pengembangan lebih panjang bersama tim nasional Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belum, belum ada. Dia masih muda-muda. Kan kita cari yang umur 17. Pokoknya umur yang masih muda yang kita ambil sehingga punya jangka panjang,” jelasnya.

Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo saat hadir di konferensi pers AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak
Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo saat hadir di konferensi pers AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak
Sumber :
  • PBVSI
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT