News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepi Penonton, Ini Alasan Liga Voli Thailand 2025-2026 Minim Peminat Meski Ada Rivan Nurmulki Hingga Doni Haryono

Liga Voli Thailand 2025-2026 dikabarkan minim peminat sehingga sepinya penonton yang hadir meski diperkuat sejumlah pemain asing seperti Rivan Nurmulki hingga Doni Haryono.
Senin, 12 Januari 2026 - 11:35 WIB
Doni Haryono bersama pemain Nakhon Ratchasima.
Sumber :
  • Instagram.com/nakhonratchasima_vc

Jakarta, tvOnenews.com - Liga Voli Thailand 2025-2026 dikabarkan minim peminat sehingga sepinya penonton yang hadir meski diperkuat sejumlah pemain asing seperti Rivan Nurmulki hingga Doni Haryono.

Liga Voli Thailand atau Volleyball Thailand League (VTL) telah bergulir pada Rabu (7/1/2026) dan dijadwalkan akan digelar hingga 5 April mendatang. Namun ajang ini tengah diterpa kabar kurang mengenakkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VTL sendiri mengadopsi sistem round-robin atau setengah kompetisi. Artinya, setiap tim hanya akan saling berhadapan satu kali selama fase musim reguler. Kemudian digelar menggunakan sistem home tournament atau sentralisasi venue.

Maka turnamen ini tidak menggunakan kandang masing-masing klub. Melainkan memusatkan seluruh laga di satu lokasi, yakni MCC Hall. 

Kemudian sesuai dengan regulasi yang berlaku, setiap tim peserta VTL diperbolehkan merekrut pemain asing. Namun, jumlahnya dibatasi maksimal dua pemain asing serta satu pemain asal kawasan Asia Tenggara. 

Dua pemain Timnas Voli Indonesia turut meramaikan Liga Voli Thailand 2025-2026. Yakni Doni Haryono tercatat memperkuat Nakhon Ratchasima, sementara Rivan Nurmulki dipercaya membela Diamond Food VC. 

Namun realitanya, Liga Voli Thailand 2025-2026 justru dikabarkan sepi penonton. Melansir dari Volleytrails di media sosial menyebutkan bahwa minimnya jumlah penonton di tribun menjadi sorotan sepanjang awal musim kompetisi.

Salah satu faktor utamanya adalah keterbatasan sponsor. Hal ini juga telah dikonfirmasi langsung oleh Presiden Asosiasi Bola Voli Thailand, Somporn Chaibangyang. 

Somporn Chaibangyang mengakui bahwa Liga Voli Thailand masih membutuhkan mitra sponsor tambahan, agar penyelenggaraan turnamen dapat berjalan lebih optimal dan efisien.

Sehingga salah satu dampak dari kurangnya sponsor terlihat dari pemilihan venue MCC Hall yang memiliki kapasitas tempat duduk relatif kecil jika dibandingkan dengan arena voli di negara tetangga seperti Filipina maupun Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pembatasan jumlah pemain asing disebut turut memengaruhi daya tarik kompetisi secara keseluruhan. Minimnya bintang internasional membuat antusiasme penonton dan sponsor tidak setinggi liga-liga voli lain di kawasan Asia seperti Proliga di Indonesia.

Salah satu masalah tersebut pun menjadi alasan mengapa Liga Voli Thailand 2025-2026 masih kesulitan menarik minat penonton meski diperkuat pemain top seperti Rivan Nurmulki dan Doni Haryono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT