News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ko Hee-jin Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kekalahan Red Sparks atas Pink Spiders, Tanpa Ragu Mengakui...

Mantan tim Megawati Hangestri, Red Sparks, harus kembali menelan pil pahit meski baru saja bangkit dari keterpurukan.
Rabu, 7 Januari 2026 - 20:32 WIB
Choi Seo-hyun dan Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Mantan tim Megawati Hangestri, Red Sparks, harus kembali menelan pil pahit meski baru saja bangkit dari keterpurukan.

Red Sparks sebelumnya berhasil memberi kejutan dengan meraih kemenangan saat melakoni laga pertama di putaran keempat menghadapi pemuncak klasemen sementara, Hi Pass.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, kemenangan itu gagal mereka lanjutan pada pertandingan  kedua saat berjumpa Pink Spiders.

Red Sparks vs Pink Spiders
Red Sparks vs Pink Spiders
Sumber :
  • Red Sparks

Bermain di kandang sendiri, Red Sparks justru tidak berkutik menghadapi tekanan dari Pink Spiders.

Turn dengan skuad terbaiknya, Red Sparks kesulitan mengimbangi permainan Pink Spiders.

Alhasil, anak asuh Ko Hee-jin pun harus menyerah tiga set langsung dari tim tamu, Pink Spiders.

Tanpa ampun Pink Spiders membungkam Red Sparks dengan skor 0-3 (19-25, 13-25 dan 20-25).

Terkait kekalahan menyakitkan itu, pelatih Ko Hee-jin pun mengungkapkan penyebab anak asuhnya takluk dari Pink Spiders.

Melansir dari laman My Daily, Ko Hee-jin menyebut setter utama mereka pada laga tersebut, Choi Seo Hyun masih kurang berpengalaman.

Choi Seo-hyun dan Ko Hee-jin
Choi Seo-hyun dan Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

Tak hanya itu menurut Ko Hee-jin, para pemain Red Sparks masih terlalu sering kehilangan fokus di laga tersebut.

"Setter Seo Hyun kurang berpengalaman, jadi ketika dia melakukan kesalahan, dia tidak mampu melanjutkan permainan. Kami juga melakukan banyak kesalahan sebagai tim. Itu bukan kesalahan yang muncul dari teknik tertentu, tetapi lebih karena kebingungan dan benturan tim kami. Itu adalah kurangnya fokus. Kita perlu merenungkan hal ini." ujar Ko Hee-jin.

"Bukannya kami tidak bisa menghentikan siapa pun, tetapi lebih tepatnya kami tidak terorganisir di antara kami sendiri. Kami melakukan banyak kesalahan yang tidak terduga. Karena itu, ritme permainan benar-benar kacau. Itu adalah pertandingan di mana kami runtuh." tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan atas Pink Spiders ini pun membuat Red Sparks kini semakin terdampar di dasar klasemen sementara Liga Voli Korea.

Red Sparks saat ini duduk di peringkat ke-7 dengan koleksi 18 poin dari 20 pertandingan di Liga Voli Korea 2025/2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT