GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Orang Dewasa, Ternyata Padel Juga Cocok Dimainkan Anak-anak, Ini 4 Alasannya!

Lantas, apa yang membuat padel bisa menjadi pilihan dibandingkan olahraga raket lainnya bagi si kecil? 
Senin, 5 Januari 2026 - 22:49 WIB
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

tvOnenews.com - Padel sering kali dianggap sebagai olahraga "eksekutif" untuk orang dewasa. Padahal anggapan tersebut mulai bergeser seiring dengan meledaknya popularitas olahraga ini di kalangan keluarga.

Di balik lapangan kaca yang terlihat intens, padel sebenarnya menyimpan karakteristik yang menjadikannya salah satu aktivitas fisik paling ramah dan bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan tenis yang memiliki lapangan luas dan menuntut teknik ayunan yang kompleks, padel menawarkan ukuran lapangan yang lebih kecil dan penggunaan dinding kaca yang membuat bola tetap "hidup" lebih lama.

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Hal itu memberikan rasa keberhasilan instan bagi anak-anak, karena mereka lebih mudah memukul bola kembali ke lawan.

Tak hanya soal kebugaran, padel juga menjadi sarana luar biasa untuk mengasah koordinasi mata-tangan, kemampuan bersosialisasi dalam tim, hingga melatih fokus mental dengan cara yang sangat menyenangkan.

Lantas, apa yang membuat padel bisa menjadi pilihan dibandingkan olahraga raket lainnya bagi si kecil? 

1. Pengembangan koordinasi psikomotorik

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Masa kanak-kanak adalah periode emas untuk melatih koordinasi mata dan tangan (hand-eye coordination).

Dalam padel, anak-anak harus belajar memperkirakan arah bola, kecepatan, serta pantulan bola pada dinding kaca.

Proses ini merangsang otak untuk bekerja lebih cepat dalam memproses informasi visual dan mengubahnya menjadi gerakan tubuh yang presisi.

Kelincahan kaki (footwork) yang dibutuhkan untuk berpindah di lapangan yang lebih kecil juga membantu meningkatkan keseimbangan dan postur tubuh mereka.

2. Membangun kecerdasan strategis sejak dini

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Padel sering disebut sebagai "catur fisik". Karena lapangan yang tertutup dinding, bola tidak langsung mati saat melewati pemain.

Hal ini memaksa anak-anak untuk berpikir satu langkah ke depan: "Jika bola memantul ke kaca, ke mana saya harus bergerak?".

Hal itulah melatih kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan, sebuah keterampilan yang sangat berguna di sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

3. Media sosialisasi yang positif

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Sebagai olahraga yang dimainkan secara ganda (2 lawan 2), padel mengajarkan nilai kerja sama tim.

Anak-anak bisa belajar berkomunikasi dengan pasangannya, saling mendukung saat tertinggal, dan merayakan kemenangan bersama.

Di era digital di mana anak-anak sering terpaku pada layar gadget, padel memberikan lingkungan sosial yang sehat, di mana mereka bisa berinteraksi secara langsung, belajar sportivitas, dan membangun persahabatan baru di luar lingkungan sekolah.

4. Tingkat keberhasilan yang tinggi (confidence booster)

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Salah satu alasan anak-anak mudah menyerah pada olahraga adalah rasa frustrasi saat gagal melakukan teknik dasar.

Padel menggunakan raket yang lebih pendek dan ringan tanpa senar, sehingga area kontak dengan bola lebih stabil.

Bola padel juga memiliki tekanan yang lebih rendah, membuatnya lebih mudah dikendalikan. Ketika anak-anak merasa bisa bermain dengan baik sejak awal, kepercayaan diri mereka akan meningkat drastis, yang memicu kecintaan jangka panjang terhadap gaya hidup aktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investasi terbaik bagi anak bukan hanya dalam bentuk akademis, tetapi juga kesehatan fisik dan mental.

Padel menawarkan paket lengkap: olahraga yang menyenangkan, menantang secara kognitif, dan kaya akan nilai sosial.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT