Tambah Lini Bisnis, Kapten Persib Bandung Marc Klok Ungkap Pentingnya Pesepak Bola Punya Usaha Sampingan
- tvonenews
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok menambah lini bisnis. Sebagai pemain profesional, bisnis menjadi salah satu cara investasi jangka panjang.
Marc Klok mengakui memanfaatkan masa emasnya sebagai pemain sepak bola dengan merambah ke dunia bisnis. Tak hanya satu, pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini memiliki beberapa lini bisnis termasuk setelah bergabung dengan Persib Bandung.
Terbaru, Marc Klok memanfaatkan antusiasme dari olahraga padel. Menggaet Beckham Putra Nugraha dan Thom Haye, ketiganya mendirikan arena padel di salah satu sisi Kota Bandung.
"Sebagai pemain sepakbola, kita adalah figur publik. Kita punya pengaruh dan penghasilan yang cukup besar. Tapi saat pensiun, hidup tetap berjalan," kata Marc Klok.
"Umur kita mungkin baru 34, 35, atau 40 tahun. Kita masih punya keluarga dan kehidupan di luar sepak bola. Semakin cepat kita mulai mencari peluang di luar sepak bola, semakin baik," katanya.
Marc Klok bahkan tak menampik memanfaatkan pamornya di sepak bola untuk merambah ke segi bisnis. Tak melulu menambah pundi rupiah, Marc Klok memanfaatkan popularitasnya untuk membagi sikap positif dan kisah insipiratif.
"Kita bisa menggunakan nama, jaringan, dan mindset untuk hal yang positif dan inspiratif. Kita hanya bermain bola mungkin 4 jam sehari. Masih ada banyak waktu untuk hal lain. Daripada hanya bermain gim, lebih baik membangun bisnis dan memberi inspirasi," kata Marc Klok.
Selain arena padel, Marc Klok sudah memiliki beberapa lini bisnis lain yang sudah dibangunnya sejak lama.
"Saya sendiri punya beberapa usaha, seperti marketing agency, real estate, dan kedai kopi," kata Marc Klok.
Marc Klok tidak ingin mengambil dunia kelam dari sepak bola, di mana tidak sedikit atlet yang akhirnya jatuh dan bangkrut setelah pensiun dari dunia profesional.
"Tujuannya adalah memiliki pendapatan pasif selain dari sepakbola. Karena banyak atlet, tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri, mengalami kebangkrutan setelah pensiun," katanya.
"Gaya hidup tetap sama, tapi pemasukan berhenti. Karena itu penting punya penghasilan pasif agar tetap bisa menjaga kehidupan dan keluarga setelah karier selesai," tutupnya. (hfp)
Load more