News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Aturan Tidak Tertulis di Padel yang Wajib Dipatuhi jika Kamu Ingin Mengikuti Open-Play

Berikut lima peraturan tidak tertulis yang wajib dipatuhi, agar permainan tetap seru dan kamu tetap memiliki teman bermain di sesi berikutnya.
Selasa, 30 Desember 2025 - 17:19 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/anap valladares

tvOnenews.com - Memasuki lapangan padel untuk sesi open-play bukan hanya soal adu skill atau memukul bola sekeras mungkin.

Sebagai olahraga yang sangat mengandalkan aspek sosial dan kerja sama tim, padel memiliki aturan yang sering kali tidak tertulis di papan peraturan gedung. Namun, wajib dipahami agar kamu tidak dicap sebagai pemain yang menyebalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi kamu yang baru ingin bergabung dalam open-play, berikut lima peraturan tidak tertulis yang wajib dipatuhi, agar permainan tetap seru dan kamu tetap memiliki teman bermain di sesi berikutnya.

 

1. Hormati level permainan

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Di tahun 2025, sistem rating pemain (seperti level 1.0 hingga 5.0) sudah menjadi standar. Jangan memaksakan diri masuk ke slot intermediate atau menengah jika kamu masih sering kesulitan melakukan servis.

Sebaliknya, jika kamu pemain pro yang bermain di level pemula, jangan melakukan smash keras ke arah badan lawan.

Tujuan open-play adalah keseimbangan. Jadi, pastikan semua orang di lapangan bisa menikmati rally.

2. "Warm-up" bukan berarti mencetak poin

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Saat melakukan pemanasan (5-10 menit sebelum match), jangan mencoba mematikan bola. Tujuannya adalah membantu lawan dan partner kamu menemukan ritme pukulan mereka.

Berikan bola-bola yang mudah dijangkau. Pamer kekuatan smash saat pemanasan hanya akan membuatmu terlihat tidak profesional.

3. Komunikasi adalah kunci 

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Padel dimainkan di area yang lebih sempit dari tenis, dengan bola yang sering memantul liar di kaca. Selalu komunikasikan bola tengah dengan partner kamu.

Teriakkan "Mine!" (Milikku) atau "Yours!" (Milikmu) untuk menghindari tabrakan raket atau cedera.

Setelah poin berakhir, jangan pelit memberikan apresiasi seperti "nice try" atau "good shot" meskipun partner kamu melakukan kesalahan.

4. Kejujuran dalam garis

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Dalam padel, kejujuran adalah mata uang utama. Jika bola lawan mengenai garis, itu dianggap masuk.

Jika kamu ragu apakah bola tersebut out atau in, etikanya adalah memberikan poin tersebut kepada lawan atau menawarkan replay. Jangan berdebat kusir di sesi open-play yang tujuannya adalah rekreasional.

5. Jangan menjadi "coach" dadakan

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Kecuali partner kamu meminta masukan, jangan memberikan instruksi teknis di tengah pertandingan.

Memberitahu partner cara memegang raket atau posisi berdiri saat mereka sedang berjuang bisa merusak mental dan suasana bermain. Biarkan mereka bermain dengan gaya mereka sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padel adalah tentang komunitas. Pemain yang paling disukai bukanlah mereka yang memiliki smash paling kencang, melainkan mereka yang suportif, jujur, dan tahu cara bersenang-senang.

Dengan mengikuti aturan tidak tertulis ini, kamu tidak hanya akan mendapatkan keringat yang sehat, tetapi juga jaringan pertemanan yang luas di lapangan. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT