News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menpora Erick Thohir: Indonesia Dipastikan Runner-Up SEA Games 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengonfirmasi bahwa posisi Indonesia sebagai runner-up di SEA Games 2025 sudah tidak bisa tergeser lagi. 
Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:35 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memuji semangat juang tinggi atlet Indonesia di SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengonfirmasi bahwa posisi Indonesia sebagai runner-up di SEA Games 2025 sudah tidak bisa tergeser lagi. 

Saat ini, Indonesia sudah mengumpulkan 91 medali emas dan masih berpeluang menambah dua emas lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen raih medali emas dari cabor tenis di SEA Games 2025.
Pasangan ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen raih medali emas dari cabor tenis di SEA Games 2025.
Sumber :
  • NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as

Erick menjelaskan, Vietnam yang berada di posisi ketiga dengan 86 emas, masih memiliki kesempatan untuk meraih tiga emas tambahan. 

Namun, meskipun Vietnam menyapu bersih semua kesempatan tersebut, Indonesia tetap tidak tergeser dari posisi kedua. 

Bahkan, jika Vietnam meraih ketiga emas tersebut dan Indonesia gagal menambah medali, total emas mereka hanya akan mencapai 89, sementara Indonesia sudah memiliki 91 emas.

"Posisi Indonesia sebagai runner-up sudah dipastikan, meskipun Vietnam menang tiga emas tambahan. Dengan 91 emas yang sudah kita raih, posisi kita tidak bisa tergeser," ujar Erick Thohir dalam keterangan resmi pada Sabtu.

Erick juga menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan posisi runner-up ini, yang terakhir kali diraih pada SEA Games 1995. 

Sebelumnya, posisi Indonesia umumnya berada di peringkat ketiga atau keempat, terutama saat SEA Games tidak diselenggarakan di Indonesia.

Pencapaian ini, menurut Erick, tidak terlepas dari dukungan Presiden Prabowo Subianto, yang meningkatkan anggaran SEA Games 2025, sehingga Indonesia bisa mengirimkan atlet terbaik ke ajang tersebut. 

Erick juga menambahkan bahwa kebijakan Presiden yang memberikan insentif tambahan sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas memberikan motivasi besar bagi para atlet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Insentif yang diberikan Presiden sebesar Rp1 miliar untuk medali emas sangat memotivasi atlet. Ini juga menjadi tabungan masa depan bagi mereka, karena banyak yang khawatir akan jaminan masa depan atlet," ujar Erick.

(ant/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT