News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melangkah Mulus ke Final, Aldila/Janice Selangkah Lagi Persembahkan Medali Emas Ketiga dari Tenis di SEA Games 2025

Ganda putri andaln Indonesia, di cabor Tenis, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen berhasil menjaga asa untuk mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025.
Rabu, 17 Desember 2025 - 20:14 WIB
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi (kanan) bersama Janice Tjen (kiri)
Sumber :
  • ANTARA/Arindra Meodia)

tvOnenews.com - Ganda putri andaln Indonesia, di cabor Tenis, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen berhasil menjaga asa untuk mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025.

Pasalnya, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen berhasil melaju ke partai puncak usai menaklukan pasangan Filipina di babak semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aldila/Janice sukses menaklukan Stefi Marithe Aludo/Tenniele Madis dengan skor 2-0 di semifinal.

Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi (kanan) bersama Janice Tjen (kiri)
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi (kanan) bersama Janice Tjen (kiri)
Sumber :
  • ANTARA/Arindra Meodia)

Berlangsung di National Tennis Development Center, Nothanburi, Rabu, Aldila/Janice tidak menemui kesulitan berarti untuk menundukkan lawannya di semifinal tersebut. 

Mereka mengunci kemenangan dua set dengan skor meyakinkan 6-1, 6-1.

Keberhasilan itu membuat Aldila dan Janice berpeluang mempersembahkan medali emas ketiga untuk Indonesia dari cabor Tenis di SEA Games 2025 ini.

Sebelumnya, cabang olahraga tenis sudah menyumbangkan dua medali emas, yakni dari nomor beregu putri dan beregu putra di SEA Games 2025.

Aldila/Janice akan menghadapi wakil Thailand, Lanlana Tararudee/Peangtarn Plipuech, di partai final pada Kamis (18/12/2025) besok.

Sementara itu, pasangan ganda putri lainnya, Anjali Kirana Junarto/Priska Madelyn Nugroho, harus menyerah dua set langsung dari wakil tuan rumah Lanlana Tararudee/Peangtarn Plipuech dengan skor 6 (5)-7, 2-6.

Pada nomor tunggal putra, langkah satu-satunya petenis Indonesia yang tersisa Muhammad Rifqi Fitriadi terhenti di semifinal, setelah ia kalah dua set langsung 2-6, 5-7 dari Kasidit Samrej.

Rifqi juga harus menelan kekalahan pada semifinal ganda putra. Ia yang berpasangan dengan seniornya, Christopher Rungkat, takluk 2-6, 6-7 (7-9) dari pasangan Thailand Pawit Sornlaksup/Wishaya Trongcharoenchaikul.

Pasangan ganda putra lainnya, Anthony Susanto/Lucky Candra Kurniawan juga tidak mampu berbuat banyak dan menelan kekalahan 2-6, 3-6 dari pasangan Thailand Purchya Isaro/Maximus Parasol Jones.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski perjalanan sebagian besar petenis Indonesia terhenti di semifinal, namun karena SEA Games tidak mengadakan pertandingan perebutan medali perunggu, maka otomatis para semifinalis berhak atas medali tersebut.

Dengan demikian, pada Rabu, cabang olahraga tenis sudah menambah koleksi lima medali perunggu dari nomor tunggal putra, ganda putra (dua medali), ganda putri, dan ganda campuran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT