News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kirim 22 Atlet, PB Akuatik Indonesia Sebut 3 Nama Ini Jadi Tumpuan Raih Medali Emas di SEA Games 2025

PB Akuatik Indonesia memastikan bahwa sebanyak 22 atlet akan menjadi wakil Indonesia di cabang renang pada SEA Games 2025 Thailand. Pada ajang pesta olahraga itu, diketahui jika ada tiga nama yang bakal menjadi tumpuan.
Kamis, 20 November 2025 - 13:38 WIB
Wakil Ketua Umum 1 Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB Akuatik Indonesia sekaligus Manajer tim Akuatik dI SEA Games 2025, Wisnu Wardhana
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - PB Akuatik Indonesia memastikan bahwa sebanyak 22 atlet akan menjadi wakil Indonesia di cabang renang pada SEA Games 2025 Thailand. Pada ajang pesta olahraga itu, diketahui jika ada tiga nama yang bakal menjadi tumpuan. 

SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 20 Desember mendatang. Ajang ini menjadi panggung penting bagi tim renang Indonesia untuk menjaga konsistensi prestasi di level Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum 1 Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB Akuatik Indonesia sekaligus Manajer tim Akuatik dI SEA Games 2025, Wisnu Wardhana, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya mengusulkan 24 atlet. Namun, keputusan akhir dari NOC Indonesia dan Kemenpora membuat jumlah yang dapat diberangkatkan menjadi 22 atlet terlebih dahulu.

Menurut Wisnu, dua atlet lainnya saat ini berstatus cadangan dan masih menunggu keputusan final. Posisi cadangan tersebut tetap disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan strategi tim pada beberapa nomor lomba.

"Saat ini 22 atlet (yang akan diberangkatkan). Itu terdiri dari 13 putra, 9 putri," jelas Wisnu Wardhana saat ditemui awak media di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta pada Kamis (20/11/2025) pagi WIB.

"Kita masih mengajukan 2 atlet cadangan ke NOC dan Kemenpora. Nanti kita lihat apakah ini akan disetujui atau tidak," tambahnya.

Wisnu mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak mengubah fokus utama tim dalam mempersiapkan skuad terbaik menuju Thailand. Ia memastikan seluruh atlet tetap menjalani program latihan intensif sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Berbicara mengenai target, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo menegaskan bahwa Indonesia berharap bisa menyamai bahkan melampaui hasil edisi sebelumnya. Pada SEA Games 2023 Kamboja, tim renang Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu.

PB Akuatik Indonesia bakal tetap bertumpu terhadap trio peraih emas sebelumnya, yakni Masniari Wolf, Siman Sudartawa, serta Felix Viktor Iberle. Ketiganya dinilai masih memiliki potensi besar untuk kembali tampil dominan di Thailand.

"Kita lihat yang paling unggul yang juara bertahan, seperti Siman, Felix Iberle, kemudian juga Masniari, masih jadi unggulan kita," ungkap Harlin kepada awak media pada kesempatan yang sama.

"Juga yang sekarang junior-junior yang maju pesat ini, kita mengharapkan mereka bisa meledak atau bikin kejutan pada saat SEA Games. Saat ini mungkin mereka masih nomor dua atau nomor tiga ya waktu yang sekarang. Tapi, siapa tahu kalau dia memecahkan rekor pribadi yang cukup tajam, dia bisa menyolong, bisa mengambil medali emas," imbuhnya.

PB Akuatik Indonesia Resmi Umumkan 22 Atlet Renang untuk SEA Games 2025
PB Akuatik Indonesia Resmi Umumkan 22 Atlet Renang untuk SEA Games 2025
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

PB Akuatik Indonesia menilai bahwa kekuatan tim kali ini bertumpu pada kombinasi atlet senior dan junior. Semangat perenang muda yang berkembang pesat diharapkan menjadi energi tambahan saat bersaing di level tinggi.

Federasi juga mengharapkan para atlet berpengalaman bisa menjadi mentor bagi junior mereka. Peran itu dianggap penting untuk menjaga kekompakan dan stabilitas mental tim selama menghadapi tekanan kompetisi.

"Tentunya banyak perenang muda ya. Ini akhirnya kita bisa berhasil (mengirim tim dengan) mayoritas adalah perenang muda di bawah umur 19 tahun. Tentunya dengan perenang senior, kita ada Siman, ada Farel (Armando Tangkas)," kata Wisnu Wardhana lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita berharap mereka bisa menjadi mentor. Ya, karena mereka memang memiliki pengalaman yang sangat baik. Siman sendiri memiliki pengalaman meraih medali emas, multiple gold medalist ya di SEA Games. Kita harapkan tim ini menjadi suatu tim yang kompak, solid, dan saya rasa ini akan menjadi bekal baik untuk masa depan," pungkasnya.

(igp/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT