News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar 22 Atlet Renang yang Dikirim PB Akuatik Indonesia untuk Tampil di SEA Games 2025: Ada Siman Sudartawa, Didominasi Perenang Muda

PB Akuatik Indonesia resmi menetapkan 22 atlet renang untuk tampil di SEA Games 2025 Thailand. Daftar tersebut didominasi para perenang muda yang sudah menunjukkan perkembangan signifikan selama pemusatan latihan.
Kamis, 20 November 2025 - 10:59 WIB
PB Akuatik Indonesia Kirimkan 22 Atlet Renang untuk SEA Games 2025
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - PB Akuatik Indonesia resmi menetapkan 22 atlet renang untuk tampil di SEA Games 2025 Thailand. Daftar tersebut didominasi para perenang muda yang sudah menunjukkan perkembangan signifikan selama pemusatan latihan.

SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember 2025 mendatang. Ajang dua tahunan ini akan mempertemukan atlet-atlet terbaik Asia Tenggara dalam persaingan ketat memperebutkan medali emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontingen renang Indonesia telah menjalani proses seleksi panjang bersama PB Akuatik Indonesia, NOC Indonesia, dan Kemenpora. Proses penentuan jumlah atlet pun menjadi pembahasan penting dalam persiapan menuju Thailand.

Manajer Tim Akuatik Indonesia untuk SEA Games 2025, Wisnu Wardhana menjelaskan bahwa saat ini hanya 22 atlet yang disetujui untuk diberangkatkan. Padahal, PB Akuatik Indonesia awalnya ingin membawa 24 atlet sebagaimana jumlah yang dibawa pada SEA Games sebelumnya.

"(Ada) 22, saat ini 22 atlet. Itu terdiri dari 13 putra, 9 putri. Kita masih mengajukan dua atlet cadangan ke NOC dan Kemenpora. Nanti kita lihat apakah ini akan disetujui atau tidak," ujar Wisnu Wardhana kepada awak media.

Wisnu memaparkan bahwa komposisi atlet yang terbentuk saat ini merupakan hasil seleksi ketat. Ia menekankan bahwa keputusan final tetap berada di tangan NOC dan Kemenpora yang menilai kebutuhan setiap cabang olahraga.

Ia juga menjelaskan mengenai harapan agar kuota kontingen bisa kembali bertambah menjadi 24 atlet. Hal ini berkaitan dengan penilaian terbaru terhadap performa para atlet muda yang menunjukkan grafik positif.

“Kita berharap 24 (atlet), tapi kemarin pada saat seleksi dengan tim Kemenpora diberikan 22," kata Wisnu.

"Namun perkembangan terakhir kita melihat pencapaian prestasi atlet-atlet ini juga semakin baik. Makanya kita mencoba usulkan untuk ditambahkan dua sama seperti SEA Games 2023 Kamboja," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wisnu menegaskan bahwa peningkatan performa membuat PB Akuatik Indonesia yakin tambahan dua atlet akan sangat membantu strategi lomba. Ia menyebut performa rata-rata atlet menunjukkan kesiapan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Selain itu, Wisnu menilai bahwa regenerasi atlet renang Indonesia sedang berjalan baik. Perenang-perenang muda disebut semakin percaya diri, terutama setelah mengikuti sejumlah try-out internasional dalam setahun terakhir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT