News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara Jujur, Wilda Siti Nurfadhilah Akhirnya Ungkap Alasan Mengejutkan Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia

Wilda Siti Nurfadhilah mengejutkan publik dengan memutuskan mundur dari posisi asisten pelatih Timnas Voli Putri Indonesia menjelang SEA Games 2025, alasannya..
Sabtu, 8 November 2025 - 09:25 WIB
Sempat Pamit dan Pensiun, Timnas Voli Indonesia Kembali Diperkuat Wilda Nurfadhila
Sumber :
  • BJB Tandamata

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Voli Putri Indonesia jelang digelarnya SEA Games 2025 pada Desember mendatang.

Eks kapten sekaligus legenda voli nasional, Wilda Siti Nurfadhilah, resmi memutuskan mundur dari posisinya sebagai asisten pelatih di tim Srikandi Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Wilda—yang telah mengumumkan pensiun sebagai pemain profesional—masuk dalam jajaran staf kepelatihan Timnas Voli Putri Indonesia di bawah arahan Marcos Sugiyama. Ia bahkan sempat mengikuti kursus pelatih internasional FIVB di Padepokan Voli Sentul, Bogor, sebagai bentuk persiapan menjalani peran barunya.

Kehadiran Wilda Siti Nurfadhilah di jajaran pelatih sempat disambut hangat oleh volimania. Maklum, pemain kelahiran Bandung, 7 Februari 1995 itu dikenal sebagai salah satu pevoli paling sukses di Indonesia.

Wilda tercatat pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Alko Bandung, Manokwari Valeria Papua Barat, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Bandung bjb Tandamata, Jakarta BIN, hingga Jakarta Livin Mandiri.

Lebih luar biasa lagi, ia sukses melaju ke final Proliga 10 kali berturut-turut, dengan 7 di antaranya berbuah gelar juara, serta empat kali menyabet gelar Best Blocker (2015, 2016, 2019, 2022).

Di level tim nasional, Wilda telah memperkuat Indonesia sejak 2011 dan tampil di berbagai ajang bergengsi seperti SEA V League, ASEAN Grand Prix, Piala VTV, hingga AVC Women’s Nations Cup.

Wilda Siti Nurfadilah dan Megawati Hangestri
Wilda Siti Nurfadilah dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @bin

 

Namun menjelang SEA Games 2025, Wilda justru memilih mundur dari jajaran kepelatihan Timnas Voli Putri Indonesia.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh akun Moji Sports melalui unggahan di Instagram.

“Wilda Nurfadhilah mengundurkan diri dari posisi asisten pelatih Timnas Voli Putri untuk SEA Games 2025 karena memiliki agenda pribadi yang tidak dapat ditinggalkan,” tulis Moji Sports.

“Dengan mundurnya Wilda, ia tidak dapat mendampingi Srikandi Indonesia, Coach Marcos Sugiyama, serta jajaran staf kepelatihan lainnya dalam persiapan menuju SEA Games mendatang,” lanjut pernyataan itu.

Tak lama setelah kabar tersebut mencuat, Wilda Siti Nurfadhilah akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik keputusannya itu.

Melalui unggahan di Instagram Stories, peraih tujuh gelar Proliga itu mengaku merasa terhormat namun juga segan menerima tawaran menjadi pelatih.

“See u di next kesempatan lainnya, sangat terhormat telah dipanggil dan dipercaya yang kali ini untuk jadi staff pelatih. Jujur segan karena masih banyak yang lebih baik dan berpengalaman untuk even sebesar SEA Games, apalagi untuk aku yang baru saja memutuskan untuk istirahat dulu sebagai atlet,” tulis Wilda.

“Tapi sayangnya memang takdir belum ijinin untuk bergabung ya temen-temen. Tapi semoga apapun ilmu yang punya kelak bisa bermanfaat buat banyak orang yah, doanya semoga voli Indonesia dikasih yang terbaik dan mendapatkan hasil yang diharapkan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, belum ada konfirmasi dari PBVSI terkait siapa yang akan menggantikan posisi Wilda sebagai asisten pelatih Timnas Voli Putri.

Sementara itu, SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung pada 9–20 Desember mendatang, dan persiapan tim nasional terus dikebut demi target mempertahankan prestasi terbaik di ajang Asia Tenggara tersebut. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT