News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertekad Pertahankan Posisi 3 Besar, Kemenpora ingin Indonesia Raih 15 Persen Medali di SEA Games 2025

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), bertekad ingin kontingen Indonesia bisa mempertahankan posisi tiga besar di SEA Games 2025. .
Kamis, 6 November 2025 - 18:04 WIB
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), bertekad ingin kontingen Indonesia bisa mempertahankan posisi tiga besar di SEA Games 2025. Berkaca dari hal itu maka tim Merah Putih harus bisa mendapatkan 15 persen medali yang diperebutkan.

‎Hal itu disampaikan langsung Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono di hadapan awak media. Acara itu berlangsung di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Sejumlah cabang olahraga (cabor) dari kontingen Indonesia tengah melakukan berbagai persiapan menatap ajang SEA Games 2025. Edisi ke-33 itu dijadwalkan akan berlangsung di Thailand.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

‎Pesta olahraga untuk negara-negara Asia Tenggara itu dijadwalkan akan berlangsung mulai 9 hingga 20 Desember 2025. Nantinya ada 11 negara yang berpartisipasi di ajang tersebut, termasuk Indonesia.

‎Diketahui jika ada sejumlah perubahan terkait cabang olahraga yang dipertandingkan di Thailand nanti. Ada beberapa nomor yang dikabarkan dihilangkan dari edisi sebelumnya di Kamboja.

‎Surono menjelaskan bahwa perubahan itu akan berdampak dengan total perolehan medali yang nantinya diraih Indonesia. Ia menyebut jika tim Merah Putih telah meraih total 87 medali emas di SEA Games 2023.

‎Dengan adanya berbagai perubahan, ia mengaku jika Indonesia bakal kehilangan sekitar 41 medali emas. Meski demikian, ada sejumlah cabor yang kini ditambahkan dan tak ada di edisi sebelumnya.

‎"Memang secara teknis di tahun 2023 di Kamboja kita mendapatkan 87 medali emas. Kemudian ada beberapa yang cabang olahraga dan nomornya yang tidak dipertandingkan di SEA Games 2025 totalnya Indonesia, kontingen Indonesia kehilangan sekitar 41 medali emas," ujar Surono, Kamis (6/11/2025).

‎"Tetapi ada beberapa peluang yang cabang olahraganya yang tidak dipertandingkan di Kamboja tapi dipertandingkan di Thailand itu punya peluang untuk bisa meraih medali emas 32," tambahnya.

‎Meski ada sejumlah perubahan, namun Surono mengaku jika Indonesia tetap bertekad mempertahankan torehan di edisi sebelumnya. Ia menjelaskan pihak Kemenpora ingin tim Merah Putih tetap bertahan di posisi tiga besar.

‎Total ada 577 medali yang siap diperebutkan negara-negara di Asia Tenggara dalam SEA Games 2025. Jika ingin meraih posisi tiga besar, maka Indonesia minimal harus bisa menyamai rekor di edisi sebelumnya.

‎Surono mengatakan bahwa tim Merah Putih harus bisa meraih medali minimal 13,84 persen. Tak hanya itu, torehan yang paling aman adalah dapat mendapatkan 15,90 persen dari total medali yang diperebutkan.

‎"Sehingga kalau seandainya ditotal kita itu baru mendapatkan medali 78 emas," kata Surono.

‎"Sedangkan untuk bisa meraih, bisa bertahan di posisi ketiga itu minimal kita mendapatkan 13,84% sampai dengan 15,90% dari total medali yang diperebutkan yaitu sekitar 577," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Meski telah membeberkan total perolehan medali yang ingin diraih, namun pihak Kemenpora hingga kini belum memberikan informasi lebih. Khususnya terkait total cabang olahraga yang dikirim ke SEA Games 2025 Thailand. 

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT