News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peluang Megawati Hangestri Gabung Red Sparks di Liga Voli Korea Terbuka Lebar, Megatron Bisa Segera Comeback Pada...

Menilik peluang Megawati Hangestri kembali bergabung dengan Red Sparks di Liga Voli Korea usai Megatron putus kontrak dengan Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki 2025-2026.
Kamis, 6 November 2025 - 08:03 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik peluang Megawati Hangestri kembali bergabung dengan Red Sparks di Liga Voli Korea usai Megatron putus kontrak dengan Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki 2025-2026.

Megawati Hangestri telah resmi putus kontrak dengan Manisa BBSK di Kadinlar 1 Ligi musim ini, karena memilih fokus membela Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya melalui akun Instagram resmi klub, Manisa BBSK mengklaim bahwa mereka memang mengizinkan Megawati Hangestri pulang ke Indonesia untuk membela klub induknya, Bank Jatim di Livoli Divisi Utama 2025.

Namun dengan catatan tim promosi kasta kedua Liga Turki itu meminta Mega untuk segera kembali klub tiga hari setelah Livoli Divisi Utama 2025 berakhir. Namun sang opposite tak kunjung kembali ke Turki, dan Manisa BBSK bersama sang pemain sepakat untuk mengakhiri kontrak mereka lebih cepat.

Situasi ini membuat Megatron batal tampil membela Manisa BBSK di liga utama Kadinlar 1 Ligi musim ini. Lantas, bagaimana karier Megawati Hangestri selanjutnya?

Mega memang belum mengumumkan rencana masa depannya usai putus kontrak dengan Manisa BBSK, karena masih fokus dengan Timnas Voli Putri Indonesia jelang SEA Games 2025.

Namun banyak kabar yang mengatakan bahwa kemungkinan besar Megawati akan kembali melanjutkan karier dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea.

Media lokal, Naver menyebut tim-tim liga yang bernama V-League itu masih mengincar jasanya, termasuk Red Spark selaku mantan klubnya di musim 2023-2024 dan 2024-2025. 

Akan tetapi peluang Mega kembali ke Korea cukup kecil karena dia tidak mendaftar draft pemain asing baik di kuota Asia maupun non Asia.

Saat ini Red Sparks memiliki pemain kuota Asia yakni Wipawee Srithong. Namun pemain asal Thailand tersebut masih absen karena sedang pemulihan cedera.

Red Sparks bisa saja menggantikan Wipawee jika sang pemain mundur. Namun mereka hanya bisa menggantikannya dengan pemain yang sebelumnya ikut tes kuota Asia.

Selain itu, Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) juga tidak mengizinkan pemain asing memperkuat sebuah tim lebih dari dua musim secara beruntun. Sehingga peluang Mega untuk kembali tertutup rapat pada musim ini.

Meski demikian, Megawati Hangestri tetap bisa membela Red Sparks namun untuk musim 2026-2027 alias pada tahun depan. 

Apalagi pada musim depan akan diberlakukan sistem agen bebas usai bakal dihapusnya draft kuota Asia, sejingga tim-tim sudah memulai mengatur rencana untuk memantau pemain Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga para tim nantinya bisa langsung menghubungi masing-masing pemain yang dincar, dan pemain tak perlu mengikuti draft atau training seperti sistem sebelumnya.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT