News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Duka, Mantan Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi Saber Kazemi Dinyatakan Mati Otak

Berita duka datang dari cabang olahraga voli usai pevoli asal Iran, Saber Kazemi yang juga mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi di Proliga 2025 dinyatakan mati otak.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:04 WIB
Saber Kazemi pemain asing asal Iran yang telah memperkuat Bhayangkara Presisi di Proliga 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Berita duka datang dari cabang olahraga voli usai pevoli asal Iran, Saber Kazemi yang juga mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi di Proliga 2025 dinyatakan mati otak.

Kabar ini diketahui dari unggahan Volley Trails di media sosial X (twitter) pada Kamis (30/10/2025) pagi WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Saber Kazemi telah dinyatakan mati otak usai mengalami insiden setelah sesi latihan beberapa waktu lalu.

"Federasi Bola Voli Iran telah mengumumkan bahwa Saber Kazemi, salah satu bintang bola voli paling cemerlang di Iran, telah dinyatakan mati otak, sebuah kehilangan yang sangat besar bagi Iran dan seluruh dunia bola voli.

Kazemi, yang baru berusia 26 tahun, menderita kerusakan otak parah di Qatar, tempat ia bermain secara profesional, setelah tersengat listrik di kolam renang setelah sesi latihan.

Menurut Komisi Medis, aktivitas otak Kazemi telah dinyatakan ireversibel, dan kondisinya digambarkan sebagai mati otak. Namun, alat bantu kehidupan belum dihentikan, dan ia tetap terhubung dengan mesin-mesin vital di bawah perawatan intensif.

Saber Kazemi adalah pemain kunci kesuksesan Iran, membantu tim nasional memenangkan medali emas di Kejuaraan Asia 2021, di mana ia juga dinobatkan sebagai MVP.

Pikiran dan doa kami menyertai keluarganya, rekan satu timnya, dan semua orang yang mencintainya selama masa memilukan ini," tulis unggahan @volleytrails.

Kabar tersebut juga diumumkan oleh Federasi Bola Voli Iran di X @IRIVF, yang juga mengunggah kondisi Saber Kazemi.

"Komisi Medis mengonfirmasi kematian otak Saber Kazemi," tulis pernyataan tersebut.

Pevoli Iran sekaligus mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi, Saber Kazemi dinyatakan mati otak.
Pevoli Iran sekaligus mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi, Saber Kazemi dinyatakan mati otak.
Sumber :
  • X @IRIVF

 

Sebelumnya mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi di Proliga 2025 itu sempat dikabarkan telah dipindahkan ke Teheran, Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan dipindahkannya Saber Kazemi karena atas permintaan keluarga dan hasil konsultasi dengan tim medis.

"Dengan mempertimbangkan permintaan keluarga Saber Kazemi dan hasil konsultasi dengan staf medis, diputuskan bahwa Saber akan dipindahkan ke Iran dengan perlengkapan medis lengkap." kata Presiden Federasi Voli Iran, Towfiq.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT