News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekap Hasil Final Voli Asian Youth Games 2025: Drama Kartu Merah, Timnas Voli Indonesia U-18 Gagal Persembahkan Medali Emas

Rekap hasil final voli Asian Youth Games 2025, di mana Timnas Voli Indonesia U-18 gagal membawa pulang medali emas usai kalah dari Iran di laga yang diwarnai drama kartu merah.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:05 WIB
Timnas Voli Putri Indonesia U-18 saat hadapi Iran di final Asian Youth Games 2025
Sumber :
  • NOC Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Rekap hasil final voli Asian Youth Games 2025, di mana Timnas Voli Indonesia U-18 gagal membawa pulang medali emas usai kalah dari Iran di laga yang diwarnai drama kartu merah.

Rangkaian pertandingan cabang olahraga (cabor) voli telah selesai digelar di Isa Sports City Hall, Bahrain, Rabu (29/10) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya Timnas Voli Indonesia U-18 dari sektor putri dan putra hanya mampu membawa pulang satu medali perak saja di ajang bergengsi kelompok umur ini.

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menelan kekalahan dari Iran yang lebih perkasa dalam pertandingan yang berlangsung lima set.

Calista Maya dan kawan-kawan menunjukkan semangat juang yang tinggi meski lebih dulu tertinggal  sejak set pertama. Skuad Srikandi Muda kemudian berbalik unggul dengan skor 25-20 dan 25-18 pada set kedua dan ketiga.

Sayangnya, Iran mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhirnya mereka kembali membalikkan keunggulan usai menang pada set keempat dan kelima.

Jalannya pertandingan sendiri berjalan sangat ketat, bahkan wasit sempat memberikan poin gratis untuk Iran. Pasalnya wasit sempat memberikan kartu merah kepada Marcos Sugiyama selaku pelatih Timnas Voli Putri Indonesia U-18.

Hal ini bermula dari Marcos Sugiyama melakukan protes di set kelima dan pada momen kritis ketika skor berada di angka 12-11.

Kemudian wasit mengatakan bahwa Shakira melakukan pelanggaran, yang membuat Marcos Sugiyama tak terima dengan keputusan tersebut, dan memberikan protes.

Lalu wasit malah memberikan kartu merah bagi Marcos Sugiyama. Sekadar informasi, kartu merah bukan tanda pengusiran, namun memberikan satu poin gratisan bagi tim lawan. 

Alhasil skuad Srikandi Muda pun harus puas membawa pulang medali perak usai kalah dari Iran yang berhak menjadi juara dan menyabet medali emas di final voli Asian Youth Games 2025.

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Raih Medali Perak di Asian Youth Games 2025
Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Raih Medali Perak di Asian Youth Games 2025
Sumber :
  • NOC Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Di sisi lain, Timnas Voli Putra Indonesia U-18 gagal membawa pulang medali perunggu usai kalah dari Thailand di perebutan juara ketiga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT