News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WTA 125 Suzhou Jadi Gelar Pertama Duet Aldila Sutjiadi/Janice Tjen

Kemenangan ini diraih setelah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen menaklukkan pasangan ganda Polandia-Jepang, Katarzyna Kawa/Makoto Ninomiya, dalam dua set langsung dengan skor 6-4, 6-3 di partai final.
Minggu, 5 Oktober 2025 - 21:04 WIB
Aldila Sutjiadi/Janice Tjen juara WTA 125 Suzhou
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, berhasil mencetak sejarah dengan merebut gelar perdana mereka sebagai duet di ajang WTA 125 Suzhou 2025, yang digelar di China, Minggu (5/10/2025). 

Kemenangan ini diraih setelah Aldila/Janice menaklukkan pasangan ganda Polandia-Jepang, Katarzyna Kawa/Makoto Ninomiya, dalam dua set langsung dengan skor 6-4, 6-3 di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang berlangsung selama satu jam 14 menit itu memperlihatkan performa solid dari pasangan unggulan keempat tersebut. 

Aldila dan Janice tampil agresif dan efisien sejak awal pertandingan, terutama dari sisi servis pertama yang mencatatkan persentase keberhasilan sebesar 72,2 persen. 

Mereka juga mencatatkan lebih banyak ace dan lebih sedikit kesalahan ganda dibandingkan lawannya, serta berhasil mengonversi tiga dari tujuh peluang break point yang mereka miliki.

Usai pertandingan, Aldila mengaku bahwa lawan yang mereka hadapi bukanlah pasangan sembarangan. “Mereka cukup bagus ya, dan aku tahu dua-duanya. Pastinya mereka juga sudah bermain di WTA Tour sudah sering,” ujar Aldila. 

Aldila juga menambahkan bahwa kemenangan ini sangat berarti, apalagi lawan mereka sempat mencetak kejutan dengan menyingkirkan unggulan teratas di babak semifinal.

Perjalanan menuju gelar ini terbilang unik. Aldila tiba di Suzhou hanya sehari setelah tersingkir di babak pertama WTA 1000 China Open di Beijing, Sabtu (27/9/2025), bersama Irina Khromacheva. Mereka gagal menembus babak kedua setelah dikalahkan oleh pasangan unggulan kedua Sara Errani dan Jasmine Paolini. 

Tak lama setelah itu, Aldila langsung bertolak ke Suzhou pada Minggu (28/9/2025) dan memutuskan berpasangan dengan Janice Tjen secara mendadak, menyesuaikan dengan jadwal tur yang ia jalani.

Sementara itu, Janice yang juga tampil di sektor tunggal WTA 125 Suzhou, sempat mencuri perhatian dengan lolos ke babak utama melalui dua kemenangan straight set di babak kualifikasi. Sayangnya, langkah petenis berusia 23 tahun itu terhenti di babak pertama usai dikalahkan oleh Varvara Lepchenko.

Ini bukan kali pertama Aldila dan Janice bermain bersama. Sebelumnya, pada awal 2025, mereka sempat berpasangan di ajang ITF W35 Arcadia di California, Amerika Serikat. Dalam turnamen pemanasan jelang Indian Wells dan Miami Open itu, mereka berhasil melaju hingga final dan menjadi runner-up. 

Namun, kemenangan di Suzhou menjadi gelar pertama mereka sebagai pasangan di level WTA, sekaligus menandai kembalinya Aldila ke jalur juara setelah sempat absen dari sejumlah turnamen awal musim akibat gangguan pendengaran mendadak atau sudden deafness yang ia alami di akhir tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan gelar ini, duet Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai kekuatan baru di sektor ganda putri Indonesia. 

Prestasi ini juga memperkuat posisi mereka di kancah tenis dunia, sekaligus memberi sinyal positif menuju turnamen-turnamen besar selanjutnya. (ant/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya
ADVERTISEMENT