News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Komentar Kontroversial Pimpichaya pada Bich Tuyen, Media Vietnam Yakin Laga Kedua Tim di SEA V League Dipastikan...

Menjelang bergulirnya SEA V League 2025 leg kedua yang akan berlangsung di Vietnam pada akhir pekan ini, dunia voli Asia Tenggara saat ini tengah memanas.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 17:14 WIB
Timnas Voli Putri Thailand
Sumber :
  • asianvolleyball.net

tvOnenews.com - Menjelang bergulirnya SEA V League 2025 leg kedua pada akhir pekan ini, dunia voli Asia Tenggara saat ini tengah memanas.

Bukan tanpa alasan, situasi panas ini terjadi setelah komentar kontroversial yang disampaikan oleh pemain Thailand, Pimpichaya Kokram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini, Pimpichaya Kokram memberikan komentar kontroversial yang dianggap menyinggung pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen.

Pimpichaya Kokram pemain andalan Timnas Voli Putri Thailand.
Pimpichaya Kokram pemain andalan Timnas Voli Putri Thailand.
Sumber :
  • Facebook SAVA

 

Pimpichaya Kokram sendiri melontarkan komentar kontroversial itu setelah dirinya mendapatkan banyak hujatan di media sosial.

Pevoli yang pernah membela tim BJB Tandamata di Proliga itu dikritik karena dianggap tidak bermain fair saat laga terakhir SEA V League 2025 leg pertama antara Thailand vs Vietnam.

Sebagai informasi, pada laga tersebut ada keputusan wasit yang dianggap menguntungkan Thailand selaku tuan rumah leg pertama.

Wasit memberikan skor yang salah kepada Thailand padahal bola serangan Vietnam sudah menyentuh lantai sebelum Pimpichaya mencoba menyelamatkannya. 

Meskipun challenge telah mengonfirmasi kalau bola menyentuh lantai, wasit utama tetap memutuskan untuk memberikan poin kepada tim Thailand, yang menyebabkan Vietnam kalah pada set tersebut.

Nguyen Thi Bich Tuyen Opposite andalan Vietnam yang jadi saingan berat Megawati Hangestri
Nguyen Thi Bich Tuyen Opposite andalan Vietnam yang jadi saingan berat Megawati Hangestri
Sumber :
  • asianvolleyball.com

 

Tak tahan mendapatkan hujatan dari penggemar Vietnam di media sosial, Pimpichaya justru membalas itu dengan komentar pedas.

"Saya seorang wanita," tulis Pimpichaya Kokram.

Komentar dari Pimpichaya Kokram itu dinilai menyindir salah satu pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen, yang berpenampilan maskulin.

Hal tersebut pun membuat situasi antara kedua tim pun semakin memanas jelang gelaran SEA V League 2025 leg kedua.

Salah satu media Vietnam, Soha.vn, bahkan menyebut kalau laga Vietnam vs Thailand di SEA V League 2025 leg kedua akan berlangsung panas.

Timnas Voli Putri Thailand
Timnas Voli Putri Thailand
Sumber :
  • asianvolleyball.net

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Insiden ini telah merusak citranya (Pimpichaya Kokram) dan meningkatkan ketegangan menjelang pertandingan ulang antara kedua tim pada 10 Agustus di Ninh Binh," tulis Soha.vn.

"Pertandingan antara tim voli putri Vietnam dan Thailand di babak kedua SEA V.League 2025 dipastikan akan berlangsung sangat dramatis," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT