News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Pimpichaya Seret Privasi Pemain Vietnam, Netizen Thailand Pertanyakan Gender Bich Tuyen 

Pada awalnya, suporter voli Vietnam menyerang Pimpichaya Kokram setelah drama di leg pertama SEA V League 2025 antara Vietnam melawan Thailand.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:50 WIB
Drama Pimpichaya Seret Privasi Pemain Vietnam, Netizen Thailand Pertanyakan Identitas Bich Tuyen
Sumber :
  • SAVA

Jakarta, tvOnenews.com - Drama perseteruan atlet voli Thailand, Pimpichaya Kokram menyeret privasi pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen

Pada awalnya, suporter voli Vietnam menyerang Pimpichaya Kokram setelah drama di leg pertama SEA V League 2025 antara Vietnam melawan Thailand. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga penentuan juara leg pertama tersebut, wasit memberikan poin pada Thailand walau ketika challenge bola sudah menyentuh lantai yang akhirnya meninggalkan perseteruan. 

Sayangnya, Pimpichaya Kokram justru menyeret privasi pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen ketika membalas komentar kebencian yang dilakukan oleh suporter Vietnam di akun Instagram pribadinya. 

Komentar "Main kotor" yang ditinggalkan di kolom komentar justru dibalas "Saya seorang wanita" oleh Pimpichaya. 

Komentar balasan mantan pemain bjb Tandamata tersebut pun disayangkan oleh suporter Vietnam karena telah menyeret privasi pemain Vietnam, Nguyen Thi Bich Tuyen. 

Hal ini karena postur tubuh dan sikap Bich Tuyen yang maskulin seringkali menjadi pertanyaan bagi suporter voli lain tentang gendernya. 

Secara mengejutkan, suporter Thailand pun turun tangan membela Pimpichaya dengan meminta Vietnam membuktikan gender Bich Tuyen. 

"Di dalam pertandingan ada wasit untuk memutuskan, di luar lapangan tolong buktikan gender pemainmu," tulis salah satu komentar suporter Thailand seperti dikutip dari Thai Rath, Rabu (6/8/2025). 

"Seharusnya kita tidak takut dengan mereka, jika sesuatu datang, paling tidak pemain kita adalah wanita," tulis suporter Thailand lainnya. 

Suporter Thailand pun meminta Vietnam untuk tetap fokus pada leg kedua SEA V League 2025. 

"Terima kekalahan kalian jika tak mau menyeret hal lain," tulis suporter lainnya. 

Kekalahan Vietnam atas Thailand di laga pamungkas leg pertama SEA V League memang menjadi luka bagi Vietnam. 

Sempat berpeluang menjadi juara di kandang sendiri, Thailand berhasil mengakhiri leg pertama SEA V League dengan sapu bersih seluruh pertandingan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Pimpichaya akhirnya menutup kolom komentar di Instagram. 

Sayangnya, sang pemain belum bersuara atas komentar yang dia tinggalkan tersebut. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT