News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah AVC Nation Cup dan SEA V League, Timnas Voli Putri Indonesia Ganti Pelatih? Pada SEA Games 2025 Nanti...

Timnas Voli Putri Indonesia kabarnya akan kembali melakukan perombakan setelah gelaran SEA V League 2025.
Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:13 WIB
Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian saat di AVC Nation Cup 2025
Sumber :
  • AVC

tvOnenews.com - Timnas Voli Putri Indonesia kabarnya akan kembali melakukan perombakan setelah gelaran SEA V League 2025 berakhir.

Namun bukan hanya komposisi pemain, tapi juga susunan pelatih di Timnas Voli Putri Indonesia yang kabarnya akan di rombak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah gelaran AVC Nation Cup dan SEA V League, PBVSI kabarnya akan mengganti pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian.

Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian saat di AVC Nation Cup 2025
Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian saat di AVC Nation Cup 2025
Sumber :
  • AVC

 

Coach Octavian yang saat ini menukangi Timnas Voli Putri Indonesia kabarnya akan diganti pada gelaran SEA Games 2025 mendatang

Kabar tersebut disampaikan oleh komentator SEA V League 2025, Rama Sugianto di tengah-tengah laga Timnas Voli Putri Indonesia vs Vietnam beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Rama menyebut kalau PBVSI tidak akan menunjuk Coach Octavian sebagai pelatih Timnas Voli Putri Indonesia senior pada gelaran SEA Games 2025 nanti.

Posisi tersebut kabarnya akan diisi oleh pelatih Timnas Voli Putri U-21, Marcos Sugiyama.

"Coach Ooc yang memang mendapatkan tugas untuk menukangi Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Nation Cup dan SEA V League, sebelum kabarnya nanti di SEA Games akan dipegang oleh Marcos Sugiyama," ungkap Rama Sugiyanto.

Megawati Hangestri dan para pemain Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri dan para pemain Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook SAVA

 

Kabarnya, Coach Octavian sendiri ditunjuk sebagai pelatih Timnas Voli Putri Indonesia senior beberapa saat sebelum gelaran AVC Nation Cup 2025.

Ditambah dengan waktu persiapan yang sedikit, dianggap sebagai faktor penyebab menurunnya performa Timnas Voli Putri Indonesia saat ini.

Pada gelaran AVC Nation Cup 2025, Timnas Voli Putri Indonesia gagal memenuhi target lolos ke 4 besar dan harus puas mengakhiri turnamen di posisi kelima.

Kemudian, Timnas Voli kembali meraih hasil yang mengecewakan pada gelaran SEA V League 2025 leg pertama.

SEA V League 2025 leg pertama berlangsung di Korat Chatchai Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand pada tanggal 1-3 Agustus kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memainkan 3 pertandingan, Timnas Voli Putri Indonesia gagal meraih satu poin pun.

Timnas Voli Putri Indonesia yang melakukan perombakan skuad untuk SEA V League 2025 ini masih belum bisa mengimbangi kekuatan tiga tim lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT