News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadiah yang Diterima Megawati Hangestri Cs Usai Timnas Voli Putri Indonesia Babak Belur di SEA V League 2025

Hadiah yang diterima Megawati Hangestri dan kawan-kawan usai Timnas Voli Putri Indonesia babak belur di leg pertama SEA V League 2025.
Senin, 4 Agustus 2025 - 08:24 WIB
Megawati Hangestri di SEA V League 2025.
Sumber :
  • Facebook SAVA

Jakarta, tvOnenews.com - Hadiah yang diterima Megawati Hangestri dan kawan-kawan usai Timnas Voli Putri Indonesia babak belur di leg pertama SEA V League 2025.

Rangkaian pertandingan leg pertama SEA V League 2025 yang berlangsung di Thailand telah berakhir pada Minggu (3/8/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya Thailand keluar sebagai juara setelah menjadi pemuncak klasemen dan tak terkalahkan di sepanjang leg pertama berlangsung pada 1-3 Agustus akhir pekan kemarin.

Kemudian disusul oleh Vietnam sebagai runner-up, Filipina selaku juara ketiga dan Timnas Voli Putri Indonesia yang menjadi juru kunci di klasemen akhir.

Megawati Hangestri dan kawan-kawan gagal membawa pulang medali perunggu setelah menelan kekalahan dari Filipina di laga hari terakhir.

Tim asuhan Octavian itu menutup perjuangannya dengan menelan kekalahan dari Filipina dengan skor 1-3 (20-25, 20-25, 25-15, 13-25) di laga pamungkas.

Tak pernah menang di leg pertama juga membuat Timnas Voli Putri Indonesia kembali melanjutkan rekor buruk dengan finis sebagai juru kunci dalam tiga edisi terakhir di SEA V League.

Selain itu, skuad Srikandi juga pulang dengan tangan kosong karena tak ada satu pun pemainnya yang meraih gelar individual.

Meski demikian, Timnas Voli Putri Indonesia tetap membawa hadiah meski hanya mampu finis sebagai juru kunci atau peringkat keempat di ajang bergengsi di Asia Tenggara ini.

Megawati Hangestri dan kolega tercatat menerima hadiah senilai 10 ribu dolar AS atau setara Rp162 juta. Sementara Thailand selaku juara membawa pulang hadiah senilai 16 ribu dolar AS.

Megawati Hangestri dan timnas voli putri Indonesia
Megawati Hangestri dan timnas voli putri Indonesia
Sumber :
  • ThailandVolleyballAssociation

 

Berikut besaran hadiah leg pertama SEA V League 2025:

Peringkat keempat - Indonesia menerima hadiah senilai 10.000 dolar AS (Rp162.100.000)

Peringkat ketiga - Filipina menerima hadiah senilai 11.000 dolar AS (Rp178.310.000)

Runner-up - Vietnam menerima hadiah senilai 13.000 dolar AS (Rp214.370.000)

Juara - Thailand menerima hadiah senilai 16.000 dolar AS (Rp260.880.000).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(nad)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT