News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Seperti di AVC Nation Cup 2025, Pelatih Sebut Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Menang saat Hadapi....

Timnas Voli Putri Indonesia akan segera memulai perjalanan mereka di gelaran SEA V League 2025.
Kamis, 31 Juli 2025 - 19:12 WIB
Shella Bernadetha dan Mediol Yoku
Sumber :
  • AVC

tvOnenews.com - Timnas Voli Putri Indonesia akan segera memulai perjalanan mereka di gelaran SEA V League 2025.

SEA V League 2025 akan berlangsung mulai dari tanggal 1-3 Agustus di Thailand untuk leg pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian dilanjutkan leg kedua yang akan dimulai dari tanggal 8-10 Agustus 2025 di Vietnam.

Pemain dan ofisial Timnas Voli Putri Indonesia jelang SEA V League 2025.
Pemain dan ofisial Timnas Voli Putri Indonesia jelang SEA V League 2025.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

Pada gelaran SEA V League 2025 ini, ada empat negara yang berpartisipasi.

Selain Timnas Voli Putri Indonesia ada Thailand, Filipina dan Vietnam.

Ketiga negara tersebut tentu bukan lawan yang mudah untuk Timnas Voli Putri Indonesia saat ini.

Apalagi, Vietnam dan Filipina benar-benar menunujukan peningkatan performa yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Timnas Voli Putri Indonesia tercatat belum pernah meraih kemenangan atas Vietnam dalam kurun waktu 6 tahun terakhir.

Shella Bernadetha dan Mediol Yoku
Shella Bernadetha dan Mediol Yoku
Sumber :
  • AVC

 

Kemenangan terakhir Timnas Voli Putri Indonesia atas Vietnam terjadi pada gelaran SEA V League 2019.

Sementara itu, Timnas Voli Putri Indonesia juga baru kalah dari Filipina saat bertemu di ajang AVC Nation Cup 2025 lalu.

Bertemu laga kedua Pool B AVC Nation Cup 2025, TImnas Voli Putri Indonesia hancur ditangan Filipina.

Saat itu, anak asuh Coach Octavian takluk dengan skor 3-1 (22-25, 25-23, 25-13, 28-26) dari Filipina.

Tak mau mengulang kesalahan yang sama, Coach Octavian pun menekankan kalau pertandingan melawan Vietnam di SEA V League 2025 sebagai laga yang wajib dimenangkan.

"Nah kalau lawan Filipina wajib menang, karena sejarahnya kita ini baru tahun kemarin kita kalah dari Filipina di SEA V League dan di AVC kemarin," kata Octavian.

Coach Octavian menyebutkan saat di AVC Nation Cup, Timnas Voli Putri Indonesia hanya melakukan persiapan dengan waktu yang mepet.

"Karena di AVC kita persiapan minim, materi pemain juga gada bomber, mudah-mudahan persiapan yang udah kita dapat ini, dengan pulihnya Mega segala macam, tradisi untuk mengalahkan Filipina kita pasti bisa," tutupnya.

Timnas Voli Putri Indonesia sendiri akan menghadapi Vietnam pada laga perdana SEA V League 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada hari Jumat (1/8/2025) pukul 13.30 WIB.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT