News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat MotoGP Ini Sarankan Marc Marquez Waspadai Masalah 'Tak Terlihat' Motor Ducati di Paruh Kedua MotoGP 2025

Carlo Pernat mengingatkan Marc Marquez untuk mewaspadai masalah serius motor Ducati yang bikin sejumlah pembalap Borgo Panigale kebingungan di MotoGP 2025.
Senin, 28 Juli 2025 - 15:33 WIB
Marc Marquez ungkap faktor lain dibalik hasil sempurnyanya di MotoGP Jerman 2025.
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com – Dominasi Marc Marquez di paruh pertama MotoGP 2025 membuat banyak pihak terpukau. 

Namun, di balik kejayaannya, muncul peringatan keras dari pengamat sekaligus mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat yang mengatakan musuh terbesar Marquez bisa jadi motornya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez dapat peringatan soal motor Ducati jelang paruh kedua MotoGP 2025
Marc Marquez dapat peringatan soal motor Ducati jelang paruh kedua MotoGP 2025
Sumber :
  • Reuters

 

Seperti diketahui, Marc Marquez memang tampil menggila sepanjang 12 seri pembuka musim ini. 

Dengan torehan delapan kemenangan, delapan pole position, dan 11 kemenangan Sprint Race, rider andalan Ducati ini bertengger kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 381 poin atau unggul unggul 120 angka dari sang adik, Alex Marquez, di posisi kedua.

Kemenangan terakhirnya diraih di GP Ceko 2025 di Sirkuit Brno, mengungguli Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Pedro Acosta (KTM). 

Namun, di tengah euforia kemenangan, hanya Marquez yang mampu tampil konsisten dengan Ducati GP25, sementara pembalap Ducati lainnya justru terseok-seok.

Francesco Bagnaia yang hanya finis keempat, Fermin Aldeguer kedelapan, dan Alex Marquez harus keluar dari balapan lebih awal. 

Terakhir ada Fabio Di Giannantonio yang hanya finis di posisi ke-16 dan menunjukkan performa yang sangat jauh dari harapan.

Carlo Pernat pun mengutarakan kekhawatirannya. Dia menyebut Ducati Desmosedici GP25 sebagai “bom waktu” yang bisa meledak di paruh kedua musim jika tidak segera diatasi.

Marc Marquez dan para pembalap di MotoGP Jerman 2025
Marc Marquez dan para pembalap di MotoGP Jerman 2025
Sumber :
  • Reuters

 

“Saya sudah bilang berkali-kali, GP25 itu bermasalah,” tegas Pernat kepada Motosan.

Menurutnya, motor ini tidak hanya sulit diatur tapi juga membuat pembalap kehilangan arah. 

Bahkan pembalap sekaliber Bagnaia dan Di Giannantonio disebut kebingungan dalam menyesuaikan setelan motor.

“Motor ini sangat sulit disesuaikan. Jika tidak segera diperbaiki, saya yakin akan jadi penghambat besar, bahkan untuk Marquez sendiri,” tambahnya.

Dengan seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria pada 15–17 Agustus mendatang, Pernat memperingatkan bahwa Marquez harus ekstra waspada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tidak, keunggulan poin yang ia bangun bisa runtuh dalam waktu singkat dan ironisnya, bukan karena rival, melainkan karena performa motornya sendiri.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT