News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Voli Indonesia Diterpa Kabar Buruk, Doni Haryono Cedera Jelang SEA V League 2025

Timnas Voli Indonesia siap tempur meski tengah diterpa kabar buruk usai Doni Haryono ternyata mengalami cedera jelang melawan Thailand di SEA V League 2025.
Rabu, 9 Juli 2025 - 10:12 WIB
Doni Haryono di Timnas Voli Indonesia
Sumber :
  • AVC

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Indonesia siap tempur meski tengah diterpa kabar buruk usai Doni Haryono ternyata mengalami cedera jelang melawan Thailand di SEA V League 2025.

Sebagaimana diketahui Timnas Voli Indonesia akan mengawali perjuangannya dengan melawan Thailand di laga pembuka leg pertama SEA V League 2025, yang berlangsung di Candon Arena, Filipina pada Rabu (9/7/2025) siang WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun PBVSI mengabarkan bahwa Timnas Voli Indonesia mendapatkan kabar kurang baik, karena pemain andalannya yakno Doni Haryono tidak dalam kondisi terbaiknya.

Erwin Rusni selaku asisten pelatih mengatakan bahwa sang open spiker mengalami masalah pada bagian bahunya, sehingga belum dipastikan pemain Nakhon Ratchasima itu bisa bermain atau tidak. Namun yang pasti skuad Garuda tetap siap tempur.

“Semua pemain siap tempur. Cuma Doni saja yang bahunya sakit, bisa jadi nanti dia tidak main. Kalaupun main, mungkin hanya bermain di belakang dan tidak bisa menyerang,” ujar Erwin Rusni, dalam rilis PBVSI.

Meski begitu, proses pemulihan Doni terus dilakukan secara bertahap serta kondisinya pun telah membaik meski belum pulih sepenuhnya.

“Namun, pelan-pelan membaik,” tambahnya.

Meski sempat kehilangan gelar di tahun 2024, semangat dan kualitas timnas voli Indonesia saat ini memberikan harapan besar untuk kembali merebut gelar juara.

“Kami punya semangat tinggi untuk menjuarai SEA V League 2025 ini,” tegas Erwin yang juga mantan toser Timnas Indonesia.

Sekadar informasi, SEA V League 2025 sendiri digelar dalam dua putaran. Leg pertama di gelar di Candon City Arena, Filipina pada 9-13 Juli pekan ini.

Kemudian leg kedua akan berlangsung di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Indonesia pada 16-20 Juli mendatang.

Tercatat ada lima negara peserta, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Kamboja. Setiap pertandingan menjadi krusial karena selain memperebutkan gelar juara, tim yang berada di peringkat terbawah juga berpotensi terdegradasi ke SEA V League Challenge.

Berikut jadwal lengkap leg 1 SEA V League 2025 Putra:

Rabu, 9 Juli 2025

  • 13.00 WIB: Thailand vs Indonesia
  • 16.30 WIB: Filipina vs Vietnam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamis, 10 Juli 2025

  • 13.30 WIB: Vietnam vs Kamboja
  • 16.30 WIB: Filipina vs Thailand
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT